Juara NBA Tristan Thompson mengungkap kebiasaannya membeli Bitcoin (BTC) setiap hari tanpa memedulikan pergerakan harga jangka pendek.
Pemain Cleveland Cavaliers itu memilih terus mengakumulasi BTC karena percaya pada prospek adopsi Bitcoin dalam jangka panjang.
Dalam The Pomp Podcast, Thompson mengatakan dirinya juga mendorong rekan-rekan pemain NBA untuk melakukan pendekatan serupa.
Ia menyebut Bitcoin sebagai “digital gold” dan lebih memilih mengumpulkannya secara konsisten daripada mencoba menentukan waktu terbaik untuk membeli.
Pernyataan Thompson muncul ketika Bitcoin diperdagangkan sekitar US$63.390. Harga tersebut sekitar 50% di bawah rekor tertinggi US$126.080 yang tercatat pada Oktober 2025.
Bukan karena Menganggap Dolar AS Akan Jatuh
Keyakinan Thompson terhadap Bitcoin bukan didasarkan pada anggapan bahwa dolar Amerika Serikat akan melemah atau runtuh.
Ia justru melihat perkembangan internet sebagai dasar tesisnya. Thompson percaya internet akan terus mengambil peran lebih besar dalam aktivitas ekonomi, sementara Bitcoin berkembang sebagai aset yang lahir dari sistem keuangan digital.
Ia juga mengaitkan pandangannya dengan krisis keuangan global 2008, tahun ketika whitepaper Bitcoin diperkenalkan oleh Satoshi Nakamoto.
Menurut Thompson, Bitcoin muncul sebagai alternatif dalam sistem keuangan yang memungkinkan transfer nilai tanpa bergantung pada satu otoritas pusat.