Harga Ethereum (ETH) kembali disorot setelah sejumlah indikator on-chain menunjukkan sinyal bullish yang membuka peluang kenaikan menuju US$3.000.
Melansir Coinpedia, sinyal tersebut terlihat dari area US$1.580 sebagai titik awal reli, breakout Market Value to Realized Value (MVRV) pricing band di sekitar US$1.800, serta munculnya MVRV momentum golden cross.
Meski analis melihat peluang kenaikan dalam hitungan hari atau minggu, ETH masih harus menghadapi resistance kuat di area US$3.000.
Ethereum Mulai Bangkit dari Area US$1.580
Salah satu level yang menjadi sorotan dalam analisis terbaru Ethereum adalah US$1.580.
Analis Ali Martinez menyebut area tersebut sebagai titik awal potensial bagi pergerakan harga ETH setelah aset tersebut menyentuh level itu pada awal Juli 2026.
Berdasarkan pola historis, Ethereum pernah mencatat kenaikan sekitar 35,48% hingga 202,66% setelah berada dalam kondisi serupa. Kenaikan terbesar dalam data tersebut terjadi pada 2025.
Namun, pola historis tidak menjadi jaminan bahwa Ethereum akan kembali mencatat performa yang sama. Data tersebut hanya menunjukkan adanya pola pergerakan yang sebelumnya pernah terjadi ketika ETH berada pada area harga tertentu.
Perhatian pasar kemudian beralih ke indikator on-chain lain yang menunjukkan perubahan momentum Ethereum.