Strategy, perusahaan yang dipimpin Executive Chairman Michael Saylor, kembali beli Bitcoin (BTC) setelah vakum selama 10 minggu.
Perusahaan mengakuisisi 4.603 BTC senilai sekitar US$369,7 juta atau dibulatkan US$370 juta pada periode 24–30 Agustus 2026.
Pembelian tersebut dilakukan dengan harga rata-rata US$80.318 per BTC. Transaksi ini sekaligus menandai kembalinya Strategy ke sisi pembelian setelah perusahaan tidak menambah kepemilikan Bitcoin selama 10 periode pelaporan berturut-turut.
Saylor juga mengungkapkan bahwa per 30 Agustus, Strategy memiliki 845.050 BTC dan aset dolar AS senilai US$6,71 miliar, sehingga net leverage perusahaan .berada di level 0,0%.
Secara sederhana, net leverage menggambarkan seberapa besar beban utang bersih perusahaan dibandingkan dengan aset yang dimilikinya.
Angka 0,0% menunjukkan bahwa dalam perhitungan Strategy, aset dolar AS yang dimiliki telah mengimbangi kewajiban yang diperhitungkan dalam metrik tersebut.
Strategy Kini Punya 845.050 BTC
Pembelian terbaru membuat total kepemilikan Strategy meningkat menjadi 845.050 BTC. Seluruh Bitcoin tersebut diperoleh dengan total biaya sekitar US$63,73 miliar, dengan harga rata-rata US$75.412 per BTC.
Artinya, harga rata-rata pembelian terbaru sebesar US$80.318 berada di atas rata-rata biaya akumulasi Bitcoin perusahaan secara keseluruhan.
Data Bitcoin Ledger Strategy juga menunjukkan bahwa sebelum pembelian terbaru, perusahaan sempat mengurangi kepemilikannya.
Strategy tercatat menjual 1.363 BTC pada akhir Juni, 2.225 BTC pada awal Juli, 1.638 BTC pada awal Agustus, dan 1.690 BTC pada pekan berikutnya.