Pasar kripto memasuki September dengan harga Bitcoin di sekitar $78.000 usai mengalami short squeeze besar pada minggu sebelumnya. Pergerakan tersebut terjadi di saat pasar global menghadapi tekanan baru akibat kenaikan harga minyak dan yield obligasi.
Saat ini, perhatian pasar tertuju pada arah kebijakan Ketua The Fed, Kevin Warsh yang dianggap hawkish. Di saat yang sama, konflik AS-Iran kembali memanas dan harga minyak Brent tembus $91 per barel, meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi.
Berikut lima sorotan utama pasar kripto pekan ini:
Sorotan Makro: The Fed Hawkish, NFP Jadi Fokus
Pidato Ketua The Fed, Kevin Warsh yang menilai data inflasi musim panas di AS belum mereda yang disampaikan di Jackson Hole beberapa hari lalu diinterpretasikan sebagai sinyal hawkish.
Menurut Yardeni Research, pasar federal funds futures memperkirakan akan ada kenaikan suku bunga sebesar 2,4x dalam setahun ke depan. Sementara, peluang kenaikan suku bunga di September juga meningkat dari sekitar 35% menjadi 60%.
Kondisi tersebut membuat data ketenagakerjaan AS pada Jumat (4/9) dipantau oleh investor. Jika data tersebut kuat, maka dapat menaikkan ekspektasi The Fed menaikkan suku bunga, sedangkan pelemahan pasar tenaga kerja dapat meredakan ekspektasi tersebut.