Ketua Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat, Paul Atkins, berharap CLARITY Act dapat bergerak maju saat Senat AS menggelar cloture vote pada 15 September 2026.
RUU tersebut menjadi salah satu upaya utama untuk memberikan kepastian regulasi bagi industri kripto AS.
Perkembangan ini muncul ketika pasar kripto sedang terkoreksi setelah reli sebelumnya. Bitcoin (BTC) hari ini (3/9) diperdagangkan di sekitar US$77.000, sementara Ethereum (ETH) dan XRP juga menghadapi tekanan jangka pendek.
Meski dukungan Atkins menambah optimisme terhadap regulasi kripto AS, agenda mendatang bukan voting final untuk mengesahkan CLARITY Act.
Hasilnya akan menentukan apakah pembahasan dapat bergerak menuju tahapan berikutnya di Senat.
Ketua SEC Dukung CLARITY Act Jelang Voting Senat
Melansir CoinGape, Atkins berharap CLARITY Act dapat segera maju di Kongres hingga akhirnya dikirim kepada Presiden AS Donald Trump untuk ditandatangani.
Sementara itu, SEC telah menyiapkan kerangka regulasi yang dapat berjalan berdampingan dengan RUU tersebut dan kini tengah mengumpulkan komentar publik.
Jika CLARITY Act gagal disahkan, SEC menilai masih memiliki kewenangan berdasarkan hukum sekuritas yang berlaku untuk membuat aturan.
Namun, Atkins menilai undang-undang tetap diperlukan agar kerangka regulasi memiliki dasar yang lebih kuat dan tidak mudah berubah ketika kepemimpinan SEC berganti.