Developer Ethereum (ETH) mulai menyiapkan perubahan pada sistem staking untuk menghadapi potensi ancaman komputer quantum.
Langkah awalnya adalah merancang ulang deposit contract agar validator nantinya dapat menggunakan sistem kriptografi selain BLS.
Melansir dari CoinDesk, proposal tersebut juga memungkinkan Ethereum menghentikan penerimaan deposit validator baru menggunakan BLS signature jika teknologi penggantinya sudah siap.
Perubahan ini masih berupa rancangan awal yang menunggu peninjauan. Salah satu pengelola repositori Ethereum mengusulkan proposal tersebut menggunakan nomor EIP-8394.
Deposit Validator Ethereum Bakal Dirombak
Deposit contract merupakan pintu masuk bagi pengguna yang menyetorkan ETH untuk menjadi validator. Saat ini, sistem tersebut hanya menerima BLS key dengan ukuran yang sudah ditentukan.
Batasan tersebut membuat Ethereum belum dapat menerima format tanda tangan tahan quantum dengan ukuran berbeda.
Proposal baru akan mengubah mekanisme itu dengan memberikan penanda pada setiap deposit berdasarkan jenis kriptografi yang digunakan. BLS mendapat tag 0, sementara tag lainnya dapat digunakan untuk sistem baru di masa depan.
Skema ini memungkinkan beberapa teknologi kriptografi berjalan berdampingan selama proses transisi.