Harga beras global dan Bitcoin sama-sama mencatat kenaikan dalam sebulan, tetapi presentasenya berbeda cukup jauh. Berdasarkan data pada Rabu (16/9), harga beras naik 11,36%, sementara Bitcoin menguat 19,42% dalam periode satu bulan.
Dengan angka tersebut, kenaikan Bitcoin lebih tinggi 8,06 poin persentase dibandingkan beras. Namun, perbandingan ini hanya melihat perubahan harga karena keduanya memiliki karakteristik yang berbeda.
Berdasarkan data Trading Economics, harga beras global mencatat kenaikan bulanan 11,36%, sementara secara harian masih bergerak tipis sebesar 0,03%. Dalam periode satu tahun, kenaikannya mencapai 36,20%.
Data tersebut menunjukkan harga beras juga sempat bergerak di bawah $10 pada akhir 2025 sebelum berbalik naik. Tren penguatan semakin terlihat sejak sekitar Mei 2026 hingga mendekati $16 pada September.
Kenaikan tersebut menunjukkan harga komoditas pangan ini sedang mengalami penguatan dalam beberapa bulan terakhir. Meski demikian, kenaikan harga beras tidak otomatis sama dengan keuntungan investasi sebesar 11,36%, karena beras merupakan komoditas fisik dengan biaya dan mekanisme perdagangan berbeda.