Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

SEC Bakal Tetapkan Aturan ETF Kripto, Ini Alasannya

Posted on July 3, 2025

Liputan6.com, Jakarta – The US Securities and Exchange Commission (SEC) atau Komisi Sekuritas dan Bursa AS bergerak lebih dekat ke sistem yang lebih terstruktur untuk produk yang diperdagangkan di bursa kripto atau crypto exchange-traded products (ETPs). SEC juga telah mengeluarkan panduan baru yang bertujuan memberikan kejelasan lebih pada proses pendaftaran.

Mengutip Crypto News, Rabu (2/7/2025), dalam pernyataan yang dirilis pada 1 Juli, Divisi Keuangan Korporasi SEC menguraikan apa yang harus disertakan oleh penerbit saat mengajukan pernyataan pendaftaran untuk ETF kripto berdasarkan Undang-Undang Sekuritas dan Undang-Undang Bursa.

Pembaruan meskipun tidak memperkenalkan aturan baru, pembaruan tersebut menetapkan ekspektasi yang lebih jelas seputar area utama antara lain perhitungan nilai aset bersih, praktik penyimpanan, pemilihan tolok ukur, pengaturan penyedia layanan dan pengungkapan risiko.

Penerbit diharapkan memberikan informasi terperinci tentang cara aset kripto disimpan, termasuk apakah kunci pribadi disimpan dalam dompet, siapa yang meemiliki akses dan perlindungan asuransi apa yang tersedia.

Pengawas regulasi juga mendorong transparansi yang lebih besar seputar penyedia layanan dan potensi konflik kepentingan, seperti apakah sponsor dan afiliasnya memegang token yang mendasarinya.

Berdasarkan SEC, panduan itu didasarkan pada pengamatan dari pengajuan ETF kripto spot terkini. Dengan memaparkan masalah pengungkapan umum, lembaga itu bertujuan mengurangi penundaan dan menciptakan proses aplikasi yang lebih konsisten dan efisien.

Pembaruan ini muncul saat komisi dilaporkan tengah menjajaki kerangka pencatatan yang lebih luas untuk ETF kripto spot.

Berdasarkan laporan, SEC mungkin tengah membentuk buku aturan ETF kripto resmi.Menurut posting X terbaru oleh jurnalis Eleanor Terrett, SEC berada pada tahap awal pembuatan standar pencatatan formal untuk ETF kripto. Demikian seperti dikutip dari Crypto News.

Meskipun rinciannya masih samar, tujuannya, menurut laporan, adalah untuk menciptakan jalur yang lebih cepat dan lebih dapat diprediksi untuk meluncurkan ETF baru, yang berpotensi menyederhanakan proses aplikasi untuk token yang memenuhi persyaratan utama.

Jika dikejar, kerangka tersebut dapat memungkinkan ETF yang memenuhi syarat untuk melewati proses perubahan aturan 19b-4 saat ini. Sebaliknya, penerbit akan mengajukan S-1 standar dan menunggu 75 hari sebelum pencatatan, yang secara signifikan mengurangi bolak-balik yang biasa terjadi.

Faktor-faktor yang mungkin ikut berperan termasuk kapitalisasi pasar, volume perdagangan, dan likuiditas. Namun, karena kerangka kerja tersebut masih dalam tahap pembahasan awal, masih harus dilihat apa saja kriteria akhirnya.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Harga Emas Meroket, Bitcoin Tertekan di Bawah USD 90 Ribu
  • Salah Klik, Pengguna Kripto Rugi USD 62 Juta dalam Sebulan
  • FTSE Ikut Tunda Rebalancing Saham RI, Menyusul MSCI
  • Ethereum Bangkit dari $1.817, Level $2.200 Jadi Kunci Reli Selanjutnya
  • Sentimen XRP Lebih Positif di Tengah Tekanan Bitcoin dan Ethereum

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme