KOMPAS.com – Hal yang dinanti saat merayakan Lebaran atau Idul Fitri selain bisa berkumpul bersama keluarga besar, anak-anak juga mendapatkan THR (Tunjangan Hari Raya) dari para saudara. Biasanya orang yang lebih tua akan memberikan THR untuk anak-anak, sepupu dan para keponakan.
Tapi jika tidak dikelola dengan bijaksana, THR anak yang dititipkan ke orangtua justru menjadi awal terjadinya “investasi bodong“.
Lantas seperti apa cara kelola THR anak yang bijaksana? Dilansir dari akun Instagram Direktorat Pendidikan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Senin (7/4/2025) menjelaskan tips kelola THR anak dengan bijaksana.
- Memperkenalkan konsep uang
Perkenalkan mengenai pendapatan, pengeluaran, menabung dan berbagi. Mulai dengan nilai pecahan uang. Proses ini butuh waktu dan kesabaran.
- Saatnya membuka tabungan
Manfaatkan uang THR anak untuk membuka rekening anak. Pilih bank dengan biaya administrasi rendah. Ajarkan bahwa menabung berguna untuk kebutuhan yang tidak terduga.
- Ajarkan dalam setiap keputusan keuangannya
Ajak anak memutuskan alokasi THR baik untuk menabung, belanja atau donasi. Biarkan mereka memilih dan membayar sendiri untuk belajar tanggung jawab.
- Mengajak anak berbagi dengan orang lain
Manfaatkan THR anak untuk mengajak anak berdonasi. Seperti menyumbang ke panti asuhan. Hal ini bisa jadi awal yang bagus untuk membentuk kebaikan hati dalam diri anak.
- Jangan lupakan investasi
Jika THR yang didapatkan cukup besar, alokasikan untuk logam mulia atau reksa dana. Pilih instrumen rendah risiko. Jelaskan manfaat investasi untuk masa depan mereka.