Pendiri situs pasar gelap Silk Road, Ross Ulbricht, dikabarkan menerima donasi Bitcoin senilai USD 31 juta atau sekitar Rp 503,99 miliar (kurs Rp 16.258 per USD). Informasi ini diungkap oleh Chainalysis, firma analisis blockchain asal New York, yang melacak transaksi tersebut sejak 31 Mei 2025.
Donasi misterius ini memicu berbagai spekulasi di kalangan komunitas kripto. Beberapa menduga dana tersebut berasal dari Bitcoin milik Ulbricht sendiri yang mungkin disembunyikan sebelum ia ditangkap. Namun, Chainalysis menyatakan bahwa sumber donasi kemungkinan besar berasal dari pihak yang terkait dengan AlphaBay, pasar gelap penerus Silk Road yang sempat dijuluki sebagai “Amazon dari dark web”.
AlphaBay beroperasi sejak akhir 2014 hingga ditutup paksa pada 2017, dan sempat diluncurkan kembali pada 2021 sebelum kembali tutup. Di masa jayanya, AlphaBay bahkan 10 kali lebih besar dari Silk Road, dan mendukung transaksi berbagai mata uang kripto seperti Bitcoin dan Monero.
Ross Ulbricht sendiri sebelumnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, namun menerima grasi dari Presiden ke-47 AS, Donald Trump, dan resmi dibebaskan pada Januari 2025 setelah 12 tahun menjalani hukuman.
Motif di balik donasi dalam jumlah besar ini masih belum diketahui, namun Chainalysis menduga keterlibatan tokoh besar di balik AlphaBay.