Fartcoin (FARTCOIN) mencatat rebound hampir 100% di akhir November setelah aksi beli agresif dari whale.
Data on-chain menunjukkan akumulasi besar terjadi ketika harga jatuh ke level terendah, mendorong lonjakan volume dan likuiditas dalam waktu singkat.
Kenaikan ini terjadi setelah token anjlok tajam dari US$1 menjadi di bawah US$0,3 dalam tiga bulan terakhir.
Ketika investor ritel memilih keluar, whale justru bergerak sebaliknya dan mengumpulkan FARTCOIN dalam jumlah besar.
Pergerakan tersebut menjadi salah satu katalis utama di balik pemulihan harga yang kini kembali menarik perhatian pasar.
Whale Akumulasi 230 Juta FARTCOIN di Harga Diskon
Melansir dari Be(in)crypto, data Nansen menunjukkan bahwa whale telah mengakumulasi lebih dari 230 juta FARTCOIN sejak akhir Agustus 2025.
Selama periode ini, top 100 wallet kini menguasai sekitar 69% dari total supply, naik lebih dari 55% dalam 90 hari. Akumulasi tersebut terus berlanjut meski harga berada dalam tren turun.
Aksi beli yang konsisten ini menandakan strategi klasik smart money yang mengumpulkan aset ketika sentimen pasar berada pada titik terlemah. Selain akumulasi, indikator on-chain lainnya juga menunjukkan aktivitas yang semakin padat.
Volume dan Aktivitas On-Chain Melejit di Akhir November
Solscan mencatat lonjakan aktivitas jaringan yang signifikan. Pada salah satu hari di akhir November 2025, lebih dari 238 ribu transfer FARTCOIN tercatat dengan nilai transaksi melampaui US$92 juta.
Lonjakan tersebut menunjukkan likuiditas yang kembali mengalir, terutama pada saat harga berada di area diskon.
Volume DEX untuk transaksi beli dan jual juga meningkat tajam, memperkuat sinyal bahwa demand mulai pulih. Kondisi ini juga tidak lepas dari sentimen positif ekosistem Solana (SOL).
Sentimen Solana Menguat Ikut Dorong Pergerakan FARTCOIN
Euforia seputar SOL ETF yang mencatat 21 hari inflow berturut-turut turut memperkuat kinerja aset-aset meme di jaringan Solana.
Sebagian investor yang tidak ingin melepas SOL memilih mengalihkan modal ke token berlikuiditas tinggi, dan FARTCOIN menjadi salah satu penerima arus dana tersebut.
Selain fundamental on-chain dan sentimen pasar, analisis teknikal juga memunculkan potensi pembalikan tren.
Potensi Reversal Jika Harga Tembus Descending Wedge
Sejumlah analis menilai FARTCOIN berada di fase krusial. Pola descending wedge yang terbentuk sejak Juli menjadi area kunci untuk konfirmasi pembalikan tren.
Jika breakout terjadi dengan volume kuat, peluang untuk melanjutkan kenaikan dinilai semakin terbuka.
Namun konsentrasi supply yang tinggi di tangan whale tetap menjadi risiko utama. Jika aksi ambil untung terjadi di tengah reli, tekanan jual dapat kembali menekan harga.