Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

FOMO Ritel Menguat, Tapi Kenapa Bitcoin Masih Gagal Tembus US$94 Ribu?

Posted on December 12, 2025

Bitcoin (BTC) kembali bergerak melemah setelah gagal menembus area US$94 ribu, meski optimisme ritel meningkat menjelang keputusan FOMC. 

Pasca FOMC, Harga justru terkoreksi ke sekitar US$90 ribu–US$92 ribu menunjukkan bahwa lonjakan FOMO sebelumnya tidak cukup mengubah arah pasar yang mulai kehilangan momentum.

Tekanan Seller Masih Kuat di Area US$94 Ribu

Sepanjang sesi perdagangan, Bitcoin bergerak di kisaran US$92.700–US$93.000 dan sempat bertahan di atas EMA Ribbon 4 jam. 

Kondisi ini menjaga bias jangka pendek tetap positif. Namun penolakan berulang di area US$94 ribu kembali menegaskan bahwa wilayah tersebut merupakan supply zone yang sulit ditembus.

Data chart menunjukkan area ini menjadi penentu arah. Break yang bersih berpotensi membuka ruang menuju US$96.500, tetapi respons pasar justru mengarah pada pelemahan setelah upaya kenaikan tidak berlanjut.

Pergerakan harga yang mulai stagnan di dekat resistance memperlihatkan bahwa buyer telah kehilangan dorongan setelah beberapa kali gagal mengatasi tekanan seller.

Lonjakan FOMO Ritel Tidak Diikuti Kekuatan Momentum

Menurut data Santiment, percakapan bertema bullish seperti “higher” dan “above” meningkat di berbagai platform seperti X, Reddit, dan Telegram. 

Ini menandakan bahwa trader ritel semakin yakin harga akan melanjutkan kenaikan setelah sempat melemah. Namun, lonjakan sentimen positif ini tidak muncul bersamaan dengan penguatan harga. 

Bitcoin justru bergerak mendatar dan kemudian melemah, memperlihatkan pola yang kerap terjadi ketika trader emosional masuk pada fase yang terlambat.

Fenomena ini sejalan dengan kecenderungan pasar kripto yang sering bergerak berlawanan dengan posisi ritel ketika optimisme berada pada puncaknya.

Sinyal Teknis Mulai Kirim Peringatan Koreksi

Dari sisi teknikal, indikator RSI menunjukkan pola bearish divergence, yaitu ketika harga mencoba naik tetapi RSI mencetak lower high. 

Ini adalah sinyal bahwa momentum mulai melemah meski harga masih bertahan di level penting.

Setiap kali RSI turun ke area menengah, buyer memang masih merespons, tetapi sinyal divergensi tetap mencerminkan kehati-hatian. 

Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa penguatan sebelumnya lebih banyak digerakkan oleh sentimen, bukan kekuatan struktural harga.

Dengan penolakan jelas di area US$94 ribu dan divergensi yang masih aktif, koreksi yang terjadi usai FOMC menjadi validasi dari melemahnya dorongan bullish.

Jalan Menuju US$96.500 Kini Makin Berat

Sebelum FOMC, skenario kenaikan menuju US$96.500 masih terbuka apabila Bitcoin mampu menembus resistance pertama. 

Namun setelah gagal mempertahankan tekanan beli, fokus kini kembali bergeser ke level support terdekat.

Jika tekanan seller meningkat dan struktur harga melemah lebih jauh, risiko penurunan tambahan menjadi perhatian. Momentum yang memudar saat sentimen ritel sedang tinggi adalah kombinasi klasik yang sering memicu koreksi lebih dalam dari ekspektasi pasar.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Mastercard, Ripple, JPMorgan, dan Ondo Finance Menyelesaikan Penyelesaian Transaksi Keuangan Secara Real-Time
  • RUU CLARITY Menghadapi Penolakan Terkait Aturan Imbal Hasil Stablecoin
  • KelpDAO Menyalahkan LayerZero dalam Kerugian Jembatan Senilai $300 Juta
  • a16z Mengumpulkan Dana Kripto Sebesar $2,2 Miliar untuk Dana 5 untuk Dorongan Stablecoin
  • Solana dan Google Cloud Meluncurkan Gerbang Pembayaran Agen AI

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme