Harga Bitcoin (BTC) membuka awal tahun dengan sinyal teknikal yang mengundang kewaspadaan.
Pola bear flag muncul di grafik harian, memicu kekhawatiran bahwa reli pemulihan yang terjadi belakangan ini bisa berakhir dengan koreksi lanjutan.
Sejumlah analis menilai, struktur pergerakan harga Bitcoin saat ini belum menunjukkan momentum naik yang kuat.
Sebaliknya, indikator teknikal justru mengarah pada potensi tekanan jual yang masih berlanjut.
Pola Bear Flag Muncul di Chart Harian Bitcoin
Berdasarkan analisis yang dibagikan Cointelegraph, grafik harian Bitcoin menunjukkan pola bear flag, yakni fase kenaikan terbatas yang muncul setelah penurunan tajam. Pola ini kerap dianggap sebagai jeda sementara sebelum harga kembali melanjutkan tren turun.
Setelah sempat menyentuh area bawah di kisaran US$80.000, Bitcoin memang mencoba melakukan pemulihan.
Namun, pergerakannya cenderung tertahan dalam kanal naik yang sempit dan tidak disertai lonjakan volume yang signifikan.
Kondisi tersebut memperkuat pandangan bahwa kenaikan ini lebih bersifat relief bounce, bukan awal tren bullish baru.
Trader Roman, yang menjadi salah satu sumber dalam laporan tersebut, menyebut bahwa kombinasi bearish divergence pada indikator RSI dan MACD, serta lemahnya momentum harga, membuka peluang koreksi lanjutan.
Menurut analisisnya, area US$76.000 menjadi target penurunan berikutnya jika pola bear flag ini terkonfirmasi. Bahkan, dalam skenario ekstrem, Roman menilai harga Bitcoin berpotensi kembali menguji level yang jauh lebih rendah di sekitar US$50.000, apabila fase bull market dianggap telah berakhir.