
Seorang musisi dilaporkan kehilangan sekitar 5,92 Bitcoin (±USD 450.000 atau miliaran rupiah) setelah menjadi korban aplikasi dompet kripto palsu yang beredar di App Store.
Korban, Garrett Dutton alias G. Love, disebut mengunduh aplikasi yang tampak identik dengan dompet kripto resmi. Tanpa curiga, ia memasukkan seed phrase 24 kata, yang ternyata direkam oleh pelaku untuk mengakses dan menguras seluruh aset Bitcoin miliknya.
Komentator kripto Scott Melker mengungkapkan bahwa aplikasi tersebut sangat sulit dibedakan dari versi asli, bahkan oleh pengguna berpengalaman.
Penelusuran on-chain oleh analis ZachXBT menemukan bahwa hasil pencurian telah dipindahkan dan dicuci melalui KuCoin, lalu disebar ke beberapa alamat dompet lain. Pihak bursa kemudian membekukan akun terkait sementara untuk investigasi anti pencucian uang.
Kasus ini kembali menyoroti meningkatnya ancaman penipuan siber di dunia kripto, terutama lewat aplikasi palsu yang berhasil lolos ke platform resmi.