Menurut pengajuan tanggal 17 April, Strategy telah mengusulkan perubahan pembayaran dividen saham preferen STRC dari bulanan menjadi setengah bulanan. Ketua Michael Saylor mengatakan perubahan ini bertujuan untuk menstabilkan harga dan meningkatkan likuiditas. Proposal ini mempertahankan tingkat dividen tahunan tidak berubah pada 11,5% sambil menyesuaikan frekuensi pembayaran untuk pemegang saham.
Saat ini, Strategy membayarkan dividen STRC sekali setiap bulan. Namun, perusahaan sekarang berencana untuk membayarkan dividen dua kali setiap bulan. Penyesuaian ini berarti investor akan menerima pembayaran yang lebih kecil dan lebih sering.
Saylor menjelaskan bahwa pembayaran yang lebih sering mengurangi penundaan reinvestasi bagi pemegang saham. Akibatnya, investor dapat menginvestasikan kembali dana lebih cepat daripada menunggu selama sebulan penuh. Yang perlu diperhatikan, total kewajiban dividen tahunan tetap tidak berubah meskipun ada perubahan waktu pembayaran.
Ia menambahkan bahwa proposal tersebut menargetkan stabilitas harga dan pengurangan volatilitas. Selain itu, perusahaan bertujuan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan dan memperkuat permintaan saham STRC. Faktor-faktor ini berhubungan langsung dengan bagaimana investor berinteraksi dengan aliran dividen.
Sementara itu, kritik muncul seputar struktur STRC, dengan kritikus Bitcoin Peter Schiff menyuarakan kekhawatiran. Ia menggambarkan desain saham tersebut berpotensi menyesatkan.
Schiff memperingatkan bahwa pemotongan dividen atau penurunan harga dapat menyebabkan tuntutan hukum dari investor. Ia menunjuk pada penggunaan dana perusahaan untuk membeli Bitcoin . Menurutnya, penurunan nilai Bitcoin dapat memengaruhi keberlanjutan dividen.