
Harga Solana (SOL) berada di level US$85,95 pada 23 April 2026, turun tipis 1,10 persen namun masih bertahan di atas support penting EMA 20 hari di US$85,31. Kondisi ini menjaga peluang bullish tetap terbuka di tengah kuatnya pertumbuhan ekosistem Solana.
Secara teknikal, EMA 20 hari masih menjadi penopang utama, sementara EMA 50 hari di US$87,08 menjadi resistance kuat yang belum berhasil ditembus sejak Maret. Jika SOL mampu ditutup di atas level tersebut, potensi kenaikan menuju US$89,43 hingga US$96,63 semakin terbuka.
Sebaliknya, jika support US$85,31 gagal dipertahankan, harga berisiko turun ke area US$84,63 hingga US$79,84. Pada timeframe 2 jam, SOL masih bergerak dalam pola ascending channel dengan support kuat di area US$83–84.
Dari sisi fundamental, lonjakan aset Real World Asset (RWA) Solana yang menembus US$2 miliar dan arus masuk ETF spot sebesar US$1 miliar menjadi sentimen positif yang memperkuat minat investor institusi.
Analis menilai posisi SOL kini berada dalam fase penentuan arah. Jika resistance US$87 berhasil ditembus, tren naik berpotensi berlanjut. Namun jika tekanan jual meningkat, koreksi jangka pendek masih perlu diwaspadai.