Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Undang-Undang PACE Menargetkan Pembayaran Lebih Cepat dengan Akses Federal untuk Perusahaan Fintech

Posted on April 23, 2026

Perwakilan AS Sam Liccardo dan Young Kim memperkenalkan RUU PACE yang didukung oleh kedua partai minggu ini untuk memodernisasi akses pembayaran dan mengurangi biaya transaksi. Proposal ini menciptakan kerangka kerja federal bagi perusahaan fintech dan kripto untuk mengakses sistem Federal Reserve. Para pembuat undang-undang bertujuan untuk mempercepat pembayaran dan memangkas biaya yang terkait dengan proses perbankan berlapis-lapis saat ini.

Undang-Undang PACE menetapkan lisensi nasional opsional untuk penyedia layanan pembayaran yang memenuhi syarat. Perusahaan-perusahaan ini harus memiliki setidaknya 40 lisensi pengirim uang negara bagian agar memenuhi syarat. Kantor Pengawas Mata Uang (Office of the Comptroller of the Currency) akan mengawasi kerangka kerja ini.

Namun, sistem ini tidak menggantikan regulasi negara bagian. Sebaliknya, sistem ini menawarkan opsi federal yang lebih efisien dengan jangka waktu peninjauan yang telah ditentukan. Perusahaan yang disetujui harus mempertahankan cadangan penuh, memisahkan dana pelanggan, dan memenuhi standar kepatuhan yang ketat.

Berdasarkan proposal tersebut, penyedia layanan yang disetujui akan mendapatkan akses langsung ke sistem pembayaran Federal Reserve. Ini termasuk layanan Fedwire, FedNow, dan FedACH. Akses ini mengurangi ketergantungan pada bank perantara yang seringkali memperlambat transaksi.

Saat ini, banyak pembayaran melewati beberapa lembaga sebelum selesai. Akibatnya, penundaan dan biaya tambahan memengaruhi konsumen dan bisnis. Perwakilan Sam Liccardo mengatakan RUU ini menargetkan inefisiensi ini dan bertujuan untuk menurunkan biaya.

Selain itu, RUU ini sejalan dengan konsep “rekening induk ramping” (skinny master accounts) yang digagas oleh Gubernur Federal Reserve Christopher Waller. RUU ini juga memberikan wewenang akhir kepada Dewan Federal Reserve atas persetujuan rekening, bukan kepada bank-bank regional.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • SoFi Memungkinkan Deposit XRP untuk Pengguna AS di Platformnya
  • Justin Sun dari Tron Mengajukan Gugatan Terhadap Proyek WLFI yang Terkait dengan Trump
  • Calon Ketua Fed pilihan Trump, Kevin Warsh, Mendukung Peran Kripto dan Menolak CBDC.
  • RedotPay Menambahkan SUI dan USDC-SUI untuk Pembayaran Global
  • Undang-Undang PACE Menargetkan Pembayaran Lebih Cepat dengan Akses Federal untuk Perusahaan Fintech

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme