Ethereum bertahan di atas level support kunci di dekat $2.300, sementara analis Javon Marks dan Ted Pillows menguraikan target breakout dan risiko penurunan. Kondisi ini mengikuti pemulihan dari titik terendah Februari, dengan harga sekarang menguji zona resistensi. Para pelaku pasar mengamati apakah ETH dapat merebut kembali level yang lebih tinggi atau menghadapi penurunan harga lagi.
Menurut Javon Marks, Ethereum tetap berada dalam fase akumulasi bullish. Ia mengatakan terdapat beberapa sinyal bullish, dengan target jangka panjang di $5.000, $8.500, dan di atas $12.000. Pandangannya berfokus pada potensi terobosan dari struktur saat ini.
Namun, Ted Pillows menyoroti ketidakpastian jangka pendek. Dia mengatakan Ethereum bergerak mendatar, dengan perkembangan makro yang menambah tekanan. Dia mencatat bahwa jika ETH kembali ke level $2.400, harganya bisa bergerak menuju zona likuiditas $2.470 hingga $2.500.
Di sisi negatifnya, ia menambahkan bahwa menembus level $2.300 dapat memicu penurunan tajam. Dalam hal itu, harga mungkin akan kembali ke kisaran support $2.150 hingga $2.200.
Sementara itu, pergerakan harga Ethereum baru-baru ini menunjukkan perubahan dari pelemahan sebelumnya. Dari akhir Oktober hingga awal Februari, ETH turun dari di atas $4.000 menjadi mendekati $1.900. Pergerakan ini disertai dengan volume yang kuat, yang mengkonfirmasi tekanan jual yang besar.
Namun, harga stabil setelah mencapai titik terendah tersebut. Sepanjang Maret dan April, ETH membentuk titik terendah yang lebih tinggi dan kembali menguat. Harga kembali naik di atas level psikologis $2.200, di mana para pembeli mulai membangun dukungan.