Kepercayaan adalah salah satu fondasi utama dalam industri crypto. Saat aset digital disimpan di exchange atau platform kustodian, dana konsumen diharapkan dikelola dengan aman dan dipisahkan dari aset milik perusahaan.
Namun, ada praktik yang dikenal sebagai commingling, yaitu praktik mencampurkan dana pelanggan dengan dana operasional perusahaan.
Melalui artikel ini, kita akan membahas pengertian commingling, alasan praktik ini menjadi perhatian regulator, serta pentingnya pemisahan dana untuk melindungi pengguna.
Dalam industri keuangan, commingling adalah praktik mencampurkan dana atau aset dari beberapa pihak dalam satu tempat penyimpanan dengan pencatatan kepemilikan yang dikelola oleh suatu lembaga. Namun, praktik ini kerap jadi masalah ketika dana pelanggan dicampurkan.
Di bidang keuangan, cara ini digunakan untuk memudahkan pengelolaan aset, sementara kepemilikan setiap pelanggan tetap dicatat secara terpisah.
Dalam industri crypto, commingling umumnya dilakukan oleh exchange crypto atau kustodian yang menyimpan aset pelanggan di wallet crypto terpusat di atas blockchain.
Praktik ini tidak selalu berarti pelanggaran, tetapi dalam pengelolaan dana pelanggan dapat menimbulkan risiko serius apabila tidak dilakukan sesuai aturan, terutama jika dana pelanggan tidak dipisahkan dengan jelas dari aset perusahaan.
Mengapa Pemisahan Dana Sangat Penting?
Dana pelanggan dan dana operasional sebaiknya dipisahkan, seperti membedakan rekening pribadi dan rekening bisnis agar pengelolaannya lebih jelas.
Langkah ini membantu melindungi aset pelanggan, meningkatkan transparansi, mempermudah audit, mengurangi risiko penyalahgunaan dana, serta mendukung kepatuhan terhadap regulasi.
Sebaliknya, jika dana dicampurkan, pengelolaan aset menjadi kurang transparan dan risiko terhadap dana pelanggan dapat meningkat.