Harga Bitcoin (BTC) dan XRP melemah pada perdagangan Kamis (23/7) setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu aksi jual pada aset berisiko.
Sentimen negatif muncul menyusul laporan serangan kelompok Houthi di Yaman terhadap kapal tanker minyak milik Arab Saudi di Laut Merah yang kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global.
Tekanan tersebut membuat investor beralih ke aset yang dianggap lebih aman di tengah naiknya harga minyak dan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (US Treasury), sehingga membebani pasar kripto.
Bitcoin dan XRP Terkoreksi di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah
Melansir CoinGape, pasukan Houthi yang didukung Iran mengklaim menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone.
Selain itu, kelompok tersebut juga disebut mencegat sejumlah kapal komersial yang melintas di kawasan tersebut.
Otoritas Arab Saudi mengonfirmasi bahwa sebuah kapal komersial milik Saudi menjadi sasaran serangan hingga menyebabkan kebakaran. Meski demikian, seluruh awak kapal dilaporkan selamat.
Situasi semakin memanas setelah Houthi mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi. Pada saat yang sama, Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap sejumlah target militer Iran untuk malam ke-12 berturut-turut.
Eskalasi tersebut memicu kekhawatiran bahwa gangguan terhadap jalur perdagangan energi global dapat semakin meluas.