ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat kembali menunjukkan daya tarik di mata investor institusional.
Selama tujuh sesi perdagangan berturut-turut, produk investasi tersebut membukukan net inflow hampir US$1 miliar atau sekitar Rp18 triliun, menandakan minat terhadap Bitcoin masih bertahan meski harga aset kripto terbesar itu sedang mengalami koreksi.
Data SoSoValue menunjukkan ETF Bitcoin spot mencatat net inflow sebesar US$68,99 juta pada Kamis (23/7).
Dengan tambahan tersebut, total dana yang masuk sejak 14 Juli mencapai US$999,38 juta, memperpanjang tren positif selama tujuh hari perdagangan berturut-turut.
Inflow ETF Bitcoin Hampir Sentuh Rp18 Triliun
Aliran dana masuk (net inflow) mengacu pada kondisi ketika nilai pembelian ETF lebih besar dibanding penjualannya dalam satu hari perdagangan. Tren ini sering dipantau sebagai indikator minat investor terhadap suatu aset.
Meski total inflow hampir mencapai Rp18 triliun, capaian tersebut masih berada di bawah rekor pada April lalu. Saat itu, ETF Bitcoin spot mencatat sembilan hari berturut-turut net inflow dengan total sekitar US$2,1 miliar.
Konsistensi arus dana dalam beberapa hari terakhir dinilai mencerminkan bahwa investor institusional mulai kembali meningkatkan eksposur terhadap Bitcoin melalui instrumen yang telah diatur regulator.