Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Bitcoin di Bawah $65.000, Arus Masuk ETF Masih Kuat di Tengah Isu BIP-110

Posted on August 10, 2026

Harga Bitcoin masih bergerak di bawah level $65.000 pada perdagangan Minggu. BTC sempat berada di sekitar $64.800, atau melemah sekitar 0,28% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan Bitcoin kali ini berada di tengah dua sentimen yang berlawanan. Di satu sisi, arus dana masuk ke ETF Bitcoin dan Ether di Amerika Serikat masih menunjukkan performa yang cukup kuat. Namun di sisi lain, pasar juga dibayangi kekhawatiran mengenai perkembangan rantai minoritas yang berkaitan dengan proposal BIP-110.

Arus Masuk ETF Bitcoin Tembus $853 Juta

Produk ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat kinerja positif dalam beberapa hari terakhir.

Dalam lima sesi perdagangan berturut-turut hingga Jumat, ETF Bitcoin mencatat total arus masuk sekitar $853,5 juta. Angka tersebut menjadi arus masuk mingguan terbesar sejak April 2026.

Kontribusi terbesar berasal dari IBIT milik BlackRock yang mencatat arus masuk sekitar $693,7 juta, atau lebih dari 80% dari total arus dana tersebut.

Sementara itu, FBTC milik Fidelity mendapatkan tambahan sekitar $116,4 juta.

Jika digabungkan dengan ETF Ether spot, produk ETF kripto di AS berhasil menarik dana sekitar $1,1 miliar dalam sepekan.

Meski demikian, aktivitas perdagangan ETF masih relatif rendah dibandingkan periode sebelumnya.

Volume perdagangan ETF Bitcoin tercatat turun sekitar 9% menjadi $8,19 miliar, yang menjadi volume mingguan terendah kedua sejak Oktober 2024.

ETF Ether Juga Terus Mendapatkan Dana Masuk

Tidak hanya Bitcoin, ETF Ether spot juga masih menunjukkan tren positif.

Produk investasi tersebut mencatat arus masuk sekitar $244,9 juta sepanjang pekan lalu. Dengan demikian, ETF Ether telah mencatat arus masuk selama lima minggu berturut-turut, menjadi tren positif terpanjang sepanjang 2026.

Pada Kamis saja, ETF Ether menerima arus dana sekitar $92,2 juta. Angka tersebut menjadi arus masuk harian terbesar selama periode positif tersebut.

Analis Bloomberg Intelligence, Eric Balchunas, juga mencatat bahwa sejumlah ETF Bitcoin masih mampu mencatat arus masuk harian setelah munculnya eksploitasi Coldcard pada akhir Juli.

Namun, secara keseluruhan produk ETF Bitcoin dan Ether masih mencatat arus keluar bersih sepanjang tahun berjalan.

ETF Bitcoin tercatat mengalami arus keluar bersih sekitar $4,44 miliar sejak Januari, sementara produk ETF Ether kehilangan sekitar $873 juta.

Aktivitas Pasar Mulai Melemah

Meskipun arus dana ETF cukup positif, permintaan terhadap Bitcoin mulai melemah menjelang akhir pekan.

Salah satu pemicunya adalah data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang berada di bawah ekspektasi. Data penggajian AS justru turun sekitar 23.000, padahal sebelumnya pasar memperkirakan adanya kenaikan sekitar 80.000.

Kondisi tersebut turut membuat aktivitas perdagangan menjadi lebih hati-hati.

Pasar kripto juga cenderung lebih sepi karena perdagangan berlangsung pada akhir pekan. Akibatnya, pergerakan harga Bitcoin dan aset kripto lainnya menjadi relatif terbatas.

BIP-110 Jadi Perhatian Baru di Jaringan Bitcoin

Selain faktor pasar, perkembangan BIP-110 juga menjadi perhatian komunitas Bitcoin.

Fork yang berkaitan dengan proposal tersebut secara efektif mengalami kegagalan setelah hanya menghasilkan dua blok dalam waktu sekitar delapan jam.

Dalam periode yang sama, rantai utama Bitcoin berhasil menghasilkan sekitar 48 blok. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa rantai yang mendukung BIP-110 masih memiliki daya hash yang sangat kecil dibandingkan jaringan utama.

BIP-110 sendiri merupakan proposal yang berupaya membatasi penggunaan gambar, teks, dan data non-pembayaran lainnya dalam transaksi Bitcoin selama satu tahun.

Periode signaling wajib proposal tersebut dimulai pada blok 961.632. Node yang mendukung BIP-110 akan menolak blok yang tidak memberikan sinyal persetujuan sesuai aturan yang ditetapkan.

Namun, dukungan terhadap proposal tersebut masih sangat rendah. wwbola

Hanya sekitar 2,53% blok yang baru ditambang yang memberikan dukungan terhadap BIP-110. Angka tersebut masih jauh di bawah ambang batas 55% yang diperlukan.

Risiko Serangan Replay

Masalah lain juga muncul karena kedua rantai masih menerima transaksi yang identik.

Kondisi tersebut membuat pengguna yang mencoba menjual atau memindahkan koin hasil fork perlu berhati-hati terhadap kemungkinan replay attack.

Dalam skenario tersebut, transaksi yang dilakukan pada satu rantai berpotensi direplikasi pada rantai lainnya. Jika tidak ada perlindungan yang memadai, pengguna dapat berisiko kehilangan BTC asli mereka.

Sementara itu, rantai minoritas saat ini masih mewarisi tingkat kesulitan penambangan Bitcoin, tetapi memiliki hash power yang terlalu kecil untuk menghasilkan blok secara konsisten.

Dengan kondisi tersebut, penyesuaian tingkat kesulitan berikutnya diperkirakan masih sekitar 350 hari lagi apabila kecepatan jaringan tetap berada di level sekarang.

Harga Kripto Hari Ini

Pergerakan altcoin pada perdagangan Minggu juga cenderung beragam karena volume transaksi yang relatif tipis.

Ether (ETH) sebagai aset kripto terbesar kedua berada di sekitar $1.915,52, turun 0,07%.

Sementara itu, XRP diperdagangkan di sekitar $1,0333, melemah 0,25%.

Berbeda dengan keduanya, Solana (SOL) justru menguat sekitar 1,98% dan berada di level $76,28.

Cardano (ADA) mengalami pelemahan sekitar 1,05%.

Di sektor memecoin, Dogecoin (DOGE) turun 0,44%, sedangkan TRUMP mencatat kenaikan sekitar 0,54%.

Bitcoin Masih Menunggu Katalis Berikutnya

Pergerakan Bitcoin saat ini menunjukkan adanya tarik-menarik antara sentimen positif dari arus masuk ETF dan tekanan dari kondisi makroekonomi serta perkembangan internal jaringan Bitcoin.

Arus masuk ETF yang besar menunjukkan bahwa minat terhadap Bitcoin dari investor institusional masih ada. Namun, rendahnya volume perdagangan dan posisi arus dana tahunan yang masih negatif menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya kembali dalam kondisi bullish.

Di sisi lain, perkembangan BIP-110 menjadi faktor tambahan yang perlu diperhatikan komunitas Bitcoin, terutama terkait dukungan penambang dan potensi risiko transaksi pada rantai fork.

Untuk saat ini, Bitcoin masih bergerak di bawah $65.000. Investor tentu perlu melihat perkembangan arus dana ETF, data ekonomi Amerika Serikat, serta aktivitas jaringan Bitcoin sebelum menentukan arah pasar berikutnya.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Cardano (ADA) Naik 10,11%, Harga Tembus $0,20 di Tengah Penguatan Pasar Kripto
  • Taurus dan MPCH Bangun Infrastruktur Kustodi Kripto Institusional di AS
  • Bitget Siap Perluas Kehadiran Kripto di Bhutan, Bidik Lisensi Resmi di Gelephu
  • Rekomendasi Kripto Hari Ini (RE, ETHFI, ENA)
  • Rekomendasi Kripto Hari Ini (CRCLX, ETHFI, MET)

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme