Bitcoin kembali diperdagangkan di bawah level $65.000 pada Sabtu. Dalam 24 jam terakhir, aset kripto terbesar di dunia tersebut masih mencatat kenaikan tipis sebesar 0,61% ke level $64.986.
Meski pergerakannya cenderung positif, investor masih dihadapkan pada sejumlah risiko. Salah satunya adalah kerentanan keamanan pada BTCPay Server yang berkaitan dengan Lightning Network. Di sisi lain, pasar juga mulai memperhatikan potensi risiko replay attack apabila rencana pemisahan rantai melalui BIP-110 benar-benar terjadi. wwbola
Celah Keamanan BTCPay Server Bikin Investor Waspada
Masalah keamanan BTCPay Server muncul pada akhir Jumat setelah penyerang mengeksploitasi celah yang memungkinkan mereka mencuri kredensial pengendali Lightning Node berbasis LND.
LND sendiri merupakan perangkat lunak yang banyak digunakan untuk menjalankan pembayaran Bitcoin melalui Lightning Network. Sistem ini memungkinkan transaksi berlangsung lebih cepat dan dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan transaksi Bitcoin on-chain biasa.
BTCPay kemudian mengonfirmasi adanya pencurian dana dan meminta operator yang terdampak untuk segera melakukan pembaruan ke versi 2.4.2. Alternatif lainnya adalah mematikan server untuk mencegah risiko yang lebih besar.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti berapa banyak operator yang terdampak maupun total Bitcoin yang berhasil dicuri.
Kerentanan tersebut memungkinkan penyerang yang tidak terautentikasi memperoleh file bernama macaroon. File ini berfungsi sebagai kredensial yang memberikan akses ke node LND.
Jika berhasil mendapatkannya, penyerang dapat mengambil alih dompet Lightning, menutup saluran pembayaran, hingga memindahkan dana yang tersimpan di dalamnya.
Salah satu produsen hardware wallet, Foundation, juga mengungkapkan bahwa Lightning Node BTCPay miliknya ikut dikuras oleh penyerang. Namun, hot wallet on-chain mereka dilaporkan tetap aman.
Sementara itu, dompet on-chain standar yang dibuat melalui BTCPay Server tidak terdampak oleh celah tersebut. Meski demikian, dana yang tersimpan di dompet on-chain milik node LND masih berpotensi menghadapi risiko.
Laporan lebih lengkap mengenai insiden ini diperkirakan akan tersedia setelah para operator mendapatkan waktu yang cukup untuk melakukan pembaruan keamanan.
BIP-110 Juga Menjadi Perhatian
Selain masalah keamanan BTCPay Server, pemegang Bitcoin juga harus memperhatikan perkembangan BIP-110.
Proposal tersebut berupaya membatasi sementara penggunaan ruang transaksi Bitcoin untuk menyimpan data non-pembayaran, seperti teks, gambar, dan data lainnya.
Jika aktivasi mencapai sekitar blok 961.632, perangkat yang menjalankan software BIP-110 akan mulai menolak blok yang tidak memberikan sinyal dukungan terhadap proposal tersebut.
Masalahnya, dukungan dari para miner sejauh ini masih sangat rendah. Pada Jumat, sinyal dukungan hanya berada di sekitar 2,6%, jauh di bawah ambang batas 55% yang ditentukan proposal.
Kondisi tersebut berpotensi menciptakan rantai minoritas apabila software BIP-110 tetap dijalankan oleh sebagian pengguna.
Pemegang Bitcoin Berisiko Mengalami Replay Attack
Jika benar-benar terjadi pemisahan jaringan, pemegang Bitcoin pada awalnya akan memiliki saldo yang sama di kedua rantai.
Namun, kondisi tersebut dapat menimbulkan masalah baru, terutama replay attack.
Secara sederhana, transaksi yang dibuat di salah satu jaringan berpotensi diproses kembali di jaringan lainnya. Artinya, seseorang yang mencoba menjual atau memindahkan koin hasil fork harus berhati-hati agar transaksi tersebut tidak ikut memengaruhi BTC asli mereka.
Pengembang Kevin Loaec bahkan menyarankan pemegang Bitcoin yang belum memiliki cara aman untuk memisahkan saldo agar tidak melakukan transaksi terlebih dahulu sampai situasinya lebih jelas.
Dengan kata lain, investor bukan hanya perlu memperhatikan harga Bitcoin, tetapi juga perkembangan teknis yang terjadi di balik jaringan tersebut.
XRP Ledger Siapkan Fitur Transfer Rahasia
Di tengah isu Bitcoin tersebut, XRP Ledger juga sedang mengembangkan fitur baru melalui proposal XRP Ledger 3.3.0.
Fitur yang diusulkan memungkinkan transfer aset tokenisasi institusional dilakukan secara lebih privat. Saldo dan jumlah pembayaran dapat dienkripsi, sementara penerbit, auditor, maupun regulator tetap bisa memperoleh akses sesuai kewenangan mereka.
Namun, fitur tersebut baru dapat diaktifkan apabila memperoleh dukungan dari 80% validator selama dua minggu berturut-turut.
Harga Kripto Lainnya
Pergerakan Bitcoin turut diikuti sejumlah aset kripto besar lainnya pada perdagangan Sabtu.
Ether (ETH) naik 0,32% ke level $1.916,82. Sementara itu, XRP menguat 0,41% menjadi $1,0353.
Solana (SOL) menjadi salah satu aset yang mencatat kenaikan lebih besar, yakni 2,16% ke $74,78.
Berbeda dengan aset tersebut, Cardano (ADA) justru turun 0,55%.
Di pasar memecoin, Dogecoin (DOGE) naik 1,44%, sedangkan $TRUMP relatif tidak mengalami perubahan berarti sepanjang hari.
Investor Masih Perlu Berhati-hati
Kenaikan Bitcoin menuju level $65.000 memang memberikan sentimen positif bagi pasar. Namun, perkembangan keamanan dan teknis jaringan tetap menjadi faktor yang tidak boleh diabaikan.
Celah pada BTCPay Server menunjukkan bahwa ekosistem Bitcoin tetap menghadapi risiko keamanan, khususnya pada layanan yang terhubung dengan Lightning Network. Sementara itu, ketidakpastian seputar BIP-110 membuat pemegang Bitcoin perlu memahami potensi risiko jika benar-benar terjadi pemisahan jaringan.
Untuk saat ini, investor tampaknya masih harus menghadapi dua hal sekaligus: pergerakan harga Bitcoin dan berbagai perkembangan teknis yang dapat memengaruhi ekosistemnya.