Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data pasar pada pukul 08.00 WIB, Bitcoin naik 0,98 persen ke level US$64.625, atau sekitar Rp1,15 miliar.
Penguatan Bitcoin turut mendorong pasar kripto secara keseluruhan. Total kapitalisasi pasar aset kripto meningkat 0,85 persen menjadi US$2,19 triliun.
Sementara itu, dominasi Bitcoin atau BTC Dominance (BTC.D) berada di level 59,25 persen.
Bitcoin Mendekati Level US$65.000
Bitcoin kembali menunjukkan momentum positif dan kini bergerak mendekati level psikologis US$65.000.
Salah satu faktor yang mendukung penguatan tersebut adalah meningkatnya akumulasi pada produk ETF Bitcoin Spot. Produk investasi berbasis Bitcoin tersebut mencatat arus dana masuk bersih selama dua hari perdagangan pertama Agustus.
Pada 3 Agustus, ETF Bitcoin Spot mencatat net inflow sekitar US$170,09 juta. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi US$211,49 juta pada 4 Agustus.
Arus dana masuk secara beruntun tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa minat investor institusional terhadap Bitcoin mulai kembali menguat.
Momentum tersebut melanjutkan tren pemulihan Bitcoin yang sudah terlihat sejak Juli.
Data Initial Jobless Claims Jadi Perhatian
Pelaku pasar juga menantikan data Initial Jobless Claims Amerika Serikat yang dijadwalkan dirilis pada pukul 19.30 WIB.
Konsensus pasar memperkirakan jumlah klaim pengangguran awal meningkat menjadi sekitar 202.000, dibandingkan periode sebelumnya sebesar 197.000.
Data ketenagakerjaan AS menjadi penting karena dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Jika angka klaim pengangguran berada di atas ekspektasi, kondisi tersebut dapat menjadi sinyal bahwa pasar tenaga kerja AS mulai mengalami pendinginan. Situasi tersebut berpotensi meningkatkan harapan terhadap pemangkasan suku bunga dan memberikan sentimen positif bagi aset berisiko seperti Bitcoin.
Sebaliknya, angka yang lebih rendah dari perkiraan dapat menunjukkan pasar tenaga kerja masih kuat. Kondisi tersebut berpotensi membuat Federal Reserve mempertahankan suku bunga lebih lama dan memberikan tekanan terhadap aset berisiko.
BlackRock Perluas Tokenisasi Aset
Perkembangan tokenisasi aset juga menjadi perhatian dalam industri keuangan digital.
BlackRock dikabarkan akan menawarkan versi tertokenisasi dari reksa dana pasar uang Eropa dengan nilai aset kelolaan sekitar US$311 miliar melalui infrastruktur Kinexys milik JPMorgan.
Langkah tersebut menunjukkan semakin besarnya keterlibatan institusi keuangan tradisional dalam teknologi blockchain dan tokenisasi aset.
Tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets menjadi salah satu sektor yang terus berkembang karena menawarkan potensi efisiensi dalam proses penerbitan, transaksi, dan penyelesaian aset.
Cadangan Emas Tether Gold Meningkat
Di sisi lain, Tether Gold (XAUt) mencatat peningkatan cadangan emas fisik sebesar 9,5 persen pada kuartal kedua.
Peningkatan tersebut terjadi ketika harga emas mengalami penurunan sekitar 14,1 persen, yang disebut sebagai salah satu penurunan terburuk sejak 2013.
Kondisi tersebut justru dimanfaatkan sebagian pemegang aset untuk meningkatkan kepemilikan Tether Gold.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa minat terhadap aset berbasis emas tetap ada meskipun harga logam mulia mengalami tekanan.
Top Gainer dan Top Loser Kripto
Sejumlah altcoin mencatat pergerakan signifikan dalam 24 jam terakhir.
Top Gainer:
Top Loser:
- Overtake (TAKE): -47,10 persen
- Epic Chain (EPIC): -37,10 persen
- Lorenzo Protocol (BANK): -36,25 persen
Perbedaan performa tersebut menunjukkan volatilitas masih cukup tinggi di pasar altcoin.
Prediksi Bitcoin dan Ethereum Hari Ini
Untuk perdagangan hari ini, Bitcoin berpotensi bergerak dalam rentang US$64.000 hingga US$66.000.
Sementara Ethereum (ETH) diperkirakan berada di kisaran US$1.825 hingga US$2.050.
Investor akan mencermati data ekonomi AS serta arus dana ETF untuk melihat apakah Bitcoin mampu mempertahankan momentum menuju level US$65.000.
TAO Jadi Perhatian di Sektor AI
Bittensor (TAO) menjadi salah satu altcoin yang dipantau dari sektor kecerdasan buatan atau AI.
AEON disebut telah mengintegrasikan dukungan token TAO untuk pembayaran berbasis AI dan konsep autonomous commerce.
Komunitas Bittensor juga tengah menantikan proposal upgrade Root Reborn yang berpotensi mengubah peran validator menjadi pengelola dana aktif yang mengalokasikan hasil investasi ke subnet Bittensor.
Perkembangan tersebut menjadi salah satu katalis yang diperhatikan investor terhadap ekosistem AI berbasis blockchain.
Solana Cetak Rekor Aktivitas Transaksi
Solana (SOL) juga menjadi sorotan setelah jaringan tersebut memproses sekitar 10,01 miliar transaksi dalam satu pekan.
Jaringan Solana dijadwalkan mendapatkan upgrade Agave 4.2 yang ditujukan untuk meningkatkan kecepatan sekaligus menekan biaya transaksi.
Namun, aktivitas investor ritel disebut mulai mengalami perlambatan seiring tekanan yang masih terjadi di pasar aset kripto secara keseluruhan.
LDO Mulai Mengalami Rebound
Lido DAO (LDO) juga menunjukkan pemulihan setelah sebelumnya mengalami tekanan cukup besar.
LDO sempat turun sekitar 16 persen dalam sepekan akibat kekhawatiran terhadap dampak EIP-8361 terhadap potensi imbal hasil staking.
Harga kemudian mengalami rebound sekitar 5 persen seiring munculnya sentimen baru dari perkembangan tata kelola proyek.
Voting on-chain final untuk sistem buyback otomatis NEST dibuka pada 5 Agustus dan dijadwalkan berakhir pada 8 Agustus pukul 14.00 UTC.
Pasar Kripto Menunggu Data Ekonomi AS
Penguatan Bitcoin menuju US$65.000 memberikan sentimen positif bagi pasar kripto. Arus masuk ETF Bitcoin Spot yang konsisten juga menunjukkan kembali munculnya minat institusional.
Namun, arah pasar masih sangat bergantung pada data ekonomi Amerika Serikat, terutama indikator pasar tenaga kerja yang dapat memengaruhi keputusan Federal Reserve terkait suku bunga.
Selain Bitcoin, perkembangan tokenisasi aset, AI blockchain, dan aktivitas jaringan Layer-1 seperti Solana juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan.