ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus dana masuk bersih sebesar US$853,54 juta pada pekan yang berakhir 7 Agustus 2026. Angka ini menjadi inflow mingguan tertinggi sejak pertengahan April dan mengindikasikan kembali meningkatnya minat investor terhadap Bitcoin.
Pasar ETF Bitcoin spot Amerika Serikat kembali menunjukkan momentum positif setelah mencatatkan arus dana masuk yang cukup besar sepanjang pekan lalu.
Berdasarkan data yang dikutip dari The Block dan SoSoValue, ETF Bitcoin spot AS membukukan net inflow sebesar US$853,54 juta untuk periode yang berakhir pada 7 Agustus 2026.
Angka tersebut menjadi inflow mingguan tertinggi sejak pertengahan April 2026, sekaligus memberikan sinyal awal bahwa minat akumulasi investor terhadap Bitcoin mulai kembali meningkat.
IBIT BlackRock Dominasi Arus Dana Masuk
Produk ETF Bitcoin milik BlackRock, iShares Bitcoin Trust (IBIT), menjadi kontributor terbesar dalam arus dana masuk tersebut.
IBIT mencatatkan inflow sekitar US$693 juta secara mandiri. Besarnya dana yang masuk menunjukkan dominasi BlackRock dalam pasar ETF Bitcoin spot Amerika Serikat.
Arus dana besar ke ETF Bitcoin juga menjadi indikator penting karena produk tersebut memberikan akses kepada investor terhadap pergerakan harga BTC melalui instrumen investasi yang diperdagangkan di pasar modal.
Harga Bitcoin Justru Terkoreksi
Meskipun arus dana ETF menunjukkan peningkatan, harga Bitcoin mengalami tekanan pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026.
Harga BTC tercatat turun sekitar 2%, dari level sekitar US$65.000 menuju kisaran US$63.800 per BTC.
Koreksi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan inflow ETF belum secara otomatis menghasilkan kenaikan harga Bitcoin dalam jangka pendek.
Investor masih mempertimbangkan sejumlah faktor makroekonomi, termasuk kebijakan suku bunga Federal Reserve dan perkembangan data ekonomi Amerika Serikat.
Data Tenaga Kerja AS Dorong Minat Akumulasi
Salah satu faktor yang sebelumnya mendorong peningkatan minat terhadap Bitcoin adalah melemahnya data tenaga kerja Amerika Serikat untuk periode Juli.
Data tersebut membantu meredakan sebagian spekulasi mengenai potensi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed).
Ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar dapat memberikan dukungan bagi aset berisiko seperti Bitcoin karena investor memiliki peluang untuk mencari imbal hasil yang lebih tinggi di luar instrumen tradisional.
Arus ETF Bitcoin Secara YTD Masih Negatif
Meski mencatat rekor inflow mingguan sejak April, kinerja ETF Bitcoin spot secara keseluruhan pada 2026 masih menghadapi tekanan.
Secara year-to-date (YTD), total arus modal ETF Bitcoin spot AS masih mencatatkan defisit sekitar US$4,5 miliar.
Angka tersebut menunjukkan bahwa inflow besar pada pekan lalu belum cukup untuk menghapus aksi jual yang terjadi dalam jumlah besar sepanjang semester pertama tahun ini.
Bitcoin Butuh Inflow Konsisten untuk Reli
Analis menilai Bitcoin membutuhkan arus dana masuk yang konsisten agar dapat membangun tren bullish yang berkelanjutan.
Kondisi tersebut pernah terlihat pada reli pertengahan 2025 ketika inflow mingguan ETF Bitcoin secara rutin mampu menembus US$1 miliar.
Jika arus dana masuk kembali meningkat dan bertahan selama beberapa pekan, tekanan beli dari investor institusional berpotensi memberikan dukungan lebih kuat terhadap harga Bitcoin.
Sebaliknya, jika inflow hanya bersifat sementara, pasar masih berpotensi mengalami konsolidasi atau koreksi.
Data Inflasi AS Jadi Perhatian Berikutnya
Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian ke data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat untuk periode Juli yang dijadwalkan dirilis pada 12 Agustus 2026.
Data inflasi tersebut dapat menjadi faktor penting dalam menentukan ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed.
Jika inflasi lebih rendah dari perkiraan, peluang kebijakan moneter yang lebih longgar dapat meningkat dan berpotensi memberikan sentimen positif bagi Bitcoin.
Sebaliknya, inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap kebijakan suku bunga yang lebih ketat dan berpotensi memberikan tekanan terhadap aset berisiko.
Kesimpulan
ETF Bitcoin spot AS mencatat net inflow US$853,54 juta pada pekan yang berakhir 7 Agustus 2026, menjadi arus dana masuk mingguan tertinggi sejak pertengahan April.
BlackRock melalui IBIT mendominasi dengan inflow sekitar US$693 juta. Namun, harga Bitcoin tetap terkoreksi sekitar 2% ke kisaran US$63.800 pada Senin.
Investor kini menunggu data inflasi AS pada 12 Agustus untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai arah kebijakan The Fed dan potensi pergerakan Bitcoin berikutnya.