Harga Bitcoin (BTC) diprediksi dapat menembus US$100.000 sebelum akhir 2026.
Proyeksi tersebut disampaikan mantan Head of Institutional Research Coinbase, David Duong, dalam akum YouTube Milk Road setelah BTC naik 22,8% dalam sepekan ke sekitar US$77.129.
Duong sebelumnya memperkirakan Bitcoin akan berkonsolidasi di kisaran US$85.000–US$90.000.
Namun, setelah melihat kondisi makro dan perubahan arus modal, ia menaikkan proyeksinya hingga melewati US$100.000.
Ada tiga faktor utama yang mendasari pandangan tersebut.
Duong melihat sumber permintaan Bitcoin mulai bergeser dari investor ritel menuju arus dana exchange-traded fund (ETF).
Biaya yang lebih rendah dan berkurangnya kekhawatiran terkait penyimpanan mandiri menjadi beberapa faktor pendorongnya.
Menurutnya, arus dana tersebut dalam periode tertentu bahkan dapat mengalahkan pengaruh sentimen suku bunga.
Tren ini diperkirakan semakin kuat menjelang akhir kuartal III dan awal kuartal IV 2026.