Harga Bitcoin (BTC) berpotensi mencapai US$500 ribu pada 2029 dalam skenario bullish Bernstein. Proyeksi itu dapat terjadi jika perubahan kondisi makro diikuti masuknya modal institusional secara agresif ke Bitcoin.
Analis Bernstein Gautam Chhugani memperkirakan BTC mencapai rekor tertinggi baru US$150 ribu pada pertengahan 2027 dan US$300 ribu pada akhir 2029 dalam skenario dasar. Sementara itu, target US$500 ribu menjadi skenario yang lebih bullish.
Bitcoin Tembus US$80 Ribu, Naik 25% dalam 10 Hari
Proyeksi tersebut muncul ketika Bitcoin kembali menguat pada akhir Agustus. BTC menembus US$80 ribu pada Selasa (25/8) untuk pertama kalinya dalam 15 minggu.
Bitcoin tercatat telah naik sekitar 25% dalam 10 hari dan diperdagangkan di kisaran US$80 ribu saat laporan tersebut diterbitkan.
Reli ini terjadi bersamaan dengan perkembangan penting di pasar obligasi Amerika Serikat. Departemen Keuangan AS mengumumkan akan menggandakan batas maksimum operasi pembelian kembali obligasi jangka panjang dari US$2 miliar menjadi US$4 miliar per sesi.
Langkah tersebut menyasar obligasi pemerintah AS tenor 10, 20, dan 30 tahun setelah yield acuan melonjak ke level tertinggi dalam 20 tahun akibat tekanan inflasi dan kenaikan harga energi yang dipicu perang.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pemerintah memiliki “perangkat kebijakan yang besar” untuk menghadapi kenaikan yield.
Pembelian obligasi di pasar sekunder ditujukan untuk menambah likuiditas, menstabilkan harga obligasi, serta menekan biaya pinjaman bagi konsumen dan perusahaan.