Bitmine semakin dekat dengan target menguasai 5% dari total suplai Ethereum (ETH).
Kepemilikan perusahaan telah mencapai 5.847.611 ETH senilai sekitar US$15 miliar, hanya terpaut sekitar 187.000 ETH dari target 6,04 juta ETH.
Akumulasi tersebut berlangsung saat harga ETH naik sekitar 31,5% dalam tujuh hari, lebih tinggi dibandingkan kenaikan Bitcoin sekitar 24%.
Di tengah reli tersebut, ETH menghadapi resistance US$2.500–US$2.550 yang menjadi level penting sebelum potensi pergerakan menuju US$3.000.
Bitmine Tinggal 187.000 ETH dari Target 5%
Melansir dari CoinPedia, kepemilikan Ethereum Bitmine meningkat dari sekitar 4,66 juta ETH pada Maret 2026 menjadi lebih dari 5,2 juta ETH pada Mei, lalu mendekati 5,79 juta ETH pada akhir Juli. Pekan lalu, perusahaan kembali menambah 32.447 ETH.
Aktivitas on-chain terbaru juga menunjukkan dua wallet baru mengakumulasi total 30.000 ETH senilai sekitar US$73,61 juta.
Analis on-chain Ai Yi menduga wallet tersebut terkait dengan Bitmine berdasarkan pola alamat dan transaksi, tetapi kepemilikannya belum terkonfirmasi.
87% Ethereum Bitmine Sudah Di-staking
Sekitar 5,07 juta ETH atau 87% dari kepemilikan Bitmine telah di-staking, dengan estimasi pendapatan staking sekitar US$330 juta per tahun.
Staking mengunci ETH untuk membantu proses validasi transaksi dan keamanan jaringan dengan imbalan tertentu.
ETH yang di-staking tidak langsung tersedia sebagai suplai likuid untuk diperdagangkan.
ETH Naik 31,5% dalam Tujuh Hari
Harga Ethereum tercatat menguat sekitar 31,5% dalam tujuh hari, sementara Bitcoin naik sekitar 24%.
Analis Ali Martinez mencatat ETH telah naik 64,2% sejak titik terendah Juli 2026, dibandingkan kenaikan Bitcoin sebesar 40,7%.
Sejumlah indikator Ethereum juga berubah. Kepemilikan ETF ETH disebut naik 59%, cadangan ETH di centralized exchange turun 26%, jumlah ETH yang di-staking meningkat 15%, dan alamat aktif bertambah 30%.