XRP memasuki periode padat agenda pada September 2026 dengan sejumlah katalis yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar. Mulai dari upgrade XRP Ledger (XRPL), perkembangan regulasi crypto di Amerika Serikat, keputusan suku bunga The Fed, hingga arus dana ETF XRP.
Perhatian terutama tertuju pada periode 11 – 16 September, ketika tiga agenda besar berlangsung hanya dalam hitungan hari. Berikut empat katalis XRP yang patut dipantau sepanjang September.
- Upgrade XRP Ledger 3.3.0 pada 11 September
Katalis terdekat datang dari upgrade XRP Ledger 3.3.0 yang diperkirakan dapat aktif pada 11 September. Proposal pembaruan tersebut sebelumnya memperoleh dukungan 82,86% validator dan memasuki periode aktivasi dua minggu.
Pembaruan ini mencakup sejumlah pengembangan pada Vaults, Lending Protocol, automated market maker (AMM), serta fitur dan perbaikan lain pada jaringan. Bagi pengguna awam, upgrade tersebut pada dasarnya bertujuan memperluas kemampuan XRPL sekaligus memperbaiki sejumlah fungsi protokol.
Aktivasi tetap bergantung pada mekanisme konsensus validator. Karena itu, pasar akan memantau apakah upgrade dapat berjalan sesuai jadwal dan bagaimana dampaknya terhadap penggunaan jaringan.
- Voting Prosedural CLARITY Act pada 15 September
Empat hari setelah agenda XRPL, perhatian beralih ke Washington. CLARITY Act dijadwalkan menghadapi tahapan prosedural penting pada 15 September, yang dapat menentukan apakah pembahasannya dapat bergerak lebih jauh di Kongres AS.
Chief Legal Officer Ripple, Stuart Alderoty, sebelumnya menyebut tanggal tersebut sebagai indikator penting bagi prospek regulasi struktur pasar aset digital di AS.
Agenda ini bukan voting final pengesahan CLARITY Act menjadi undang-undang. Tahapan tersebut merupakan motion to proceed yang membutuhkan 60 suara untuk membuka jalan bagi proses legislasi berikutnya.
Kejelasan aturan pasar crypto menjadi perhatian karena dapat memengaruhi cara aset digital dan pelaku industri beroperasi di AS. Hasil agenda 15 September karena itu berpotensi ikut memengaruhi sentimen terhadap XRP dan pasar crypto secara lebih luas.
- Keputusan Suku Bunga The Fed pada 16 September
Hanya sehari setelah agenda CLARITY Act, pasar menghadapi katalis makro dari Federal Reserve. Pertemuan FOMC berlangsung pada 15 – 16 September, dengan keputusan kebijakan moneter dijadwalkan pada 16 September.
Gubernur The Fed Christopher Waller pada 3 September lalu menyatakan dirinya cenderung mendukung mempertahankan suku bunga jika tanda-tanda penurunan inflasi berlanjut. Namun, kemungkinan kenaikan suku bunga tetap terbuka apabila tekanan inflasi kembali menguat.
Suku bunga menjadi perhatian pasar crypto karena kebijakan moneter dapat memengaruhi likuiditas dan selera investor terhadap aset berisiko. Perubahan ekspektasi terhadap kebijakan The Fed karena itu dapat memicu volatilitas pada XRP dan aset crypto lainnya.
- Arus Dana ETF XRP Sepanjang September
Selain tiga agenda bertanggal jelas, arus dana ETF XRP menjadi indikator lain yang perlu diperhatikan sepanjang September. Setelah mencatat net inflow sekitar $150 juta sepanjang Agustus, arus dana masih bertahan positif memasuki bulan ini.
Berdasarkan data SoSoValue, ETF XRP membukukan net inflow $18,96 juta pada pekan yang berakhir 4 September, kemudian kembali mencatat $13,83 juta pada pekan yang berakhir 9 September. Total arus masuk bersih kumulatif pun meningkat menjadi sekitar $1,70 miliar, dengan total aset bersih mencapai $1,51 miliar.
Arus masuk yang berlanjut menunjukkan dana investor masih masuk ke produk ETF XRP meski nilainya lebih kecil dibandingkan $110,49 juta pada pekan yang berakhir 28 Agustus.
Pergerakan berikutnya akan menunjukkan apakah tren inflow tersebut mampu bertahan sepanjang September dan menjadi salah satu katalis bagi sentimen XRP.