
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,28% ke 7.768 pada Senin (8/9/2025) usai reshuffle kabinet Presiden Prabowo yang mengganti Sri Mulyani dengan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Asing mencatat net sell Rp543 miliar, dengan tekanan terbesar pada BBCA Rp1,2 triliun dan BMRI Rp362 miliar. Indeks LQ45 anjlok 2,03% ke 783,59.
Analis Hendra Wardana menilai pasar merespons hilangnya figur Sri Mulyani yang dianggap simbol kredibilitas fiskal. Meski Purbaya berpengalaman, investor global masih membandingkannya dengan pendahulunya.
Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak di 7.670–7.840 dalam jangka pendek, dengan rupiah berpotensi melemah ke Rp16.400–Rp16.600 per dolar AS. Sentimen negatif bisa mereda jika pemerintah mampu menjaga disiplin fiskal dan komunikasi pasar, ditopang ekspektasi penurunan suku bunga The Fed.