Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Tether Membekukan $5 Juta, Mengungkap Risiko Sentralisasi Stablecoin

Posted on November 29, 2025

Tether (USDT) kembali membekukan tiga dompet, dengan total lebih dari $5 juta, memicu perdebatan baru mengenai keamanan stablecoin. Tindakan ini menggarisbawahi kekhawatiran tentang sentralisasi dalam mata uang kripto, di mana bahkan “uang digital” pun dapat dikontrol atau dibatasi. 

Selain USDT, stablecoin populer lainnya seperti USDC, BUSD, PYUSD, TUSD, dan USDS masih rentan terhadap pembekuan. Sikap proaktif perusahaan ini bertujuan untuk mengekang kejahatan keuangan, tetapi juga menyoroti potensi keterbatasan bagi pengguna yang mengharapkan desentralisasi.

Penegakan hukum terbaru ini merupakan kelanjutan dari inisiatif T3 Financial Crime Unit (T3 FCU) Tether, sebuah kolaborasi dengan TRON dan TRM Labs. Sejak diluncurkan pada September 2024, T3 FCU telah melacak dan membekukan lebih dari $300 juta yang terkait dengan aktivitas kriminal di seluruh dunia. 

Paolo Ardoino, CEO Tether, menyatakan, “Mencapai tonggak sejarah USD 300 juta menunjukkan dampak nyata teknologi blockchain dalam memerangi kejahatan keuangan.” Unit ini bekerja sama langsung dengan penegak hukum untuk memberantas pencucian uang, penipuan investasi, pendanaan terorisme, dan kejahatan terorganisir.

Sesuai pengumuman , T3 FCU baru-baru ini membantu Kepolisian Federal Brasil dalam Operasi Lusocoin, membekukan aset kriminal senilai lebih dari R$3 miliar, termasuk 4,3 juta USDT. Selain itu, unit ini telah memperluas dukungan ke 23 yurisdiksi di Amerika Utara, Eropa, Amerika Selatan, dan Oseania. Volume terbesar terjadi di AS, dengan $83 juta yang dibekukan dalam 37 kasus. 

Operasi penting lainnya terjadi di Spanyol, Jerman, Albania, Bulgaria, Finlandia, Brasil, Australia, Polandia, dan Inggris. Akibatnya, pendekatan terkoordinasi T3 FCU memperkuat transparansi dan kepercayaan di seluruh ekosistem blockchain.

Unit ini juga mengamati meningkatnya insiden “serangan kunci inggris”, di mana penjahat menggunakan paksaan fisik yang terkait dengan aset kripto. Perkembangan ini menyoroti pentingnya koordinasi internasional yang tepat waktu untuk mencegah eskalasi kejahatan keuangan . 

Pendiri TRON, Justin Sun, menekankan, “Tonggak sejarah USD 300 juta yang dicapai Unit Kejahatan Keuangan T3 merupakan bukti bahwa kemajuan terjadi ketika teknologi, lembaga, dan individu bekerja sama.” Lebih lanjut, CEO TRM Labs, Esteban Castaño, menekankan bahwa tidak ada satu lembaga pun yang dapat memerangi kejahatan keuangan sendirian.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Tether Membekukan $5 Juta, Mengungkap Risiko Sentralisasi Stablecoin
  • Struktur Panji Makro Ethereum Selaras dengan Sinyal Dasar Lokal di Seluruh Segmen Pasar
  • SEI Siap Melaju di Tengah Pemulihan Altcoin
  • BitMine Mengakuisisi 14.618 ETH, Memperkuat Strategi Akumulasi Ethereum-nya
  • Monad Salip Ethereum Setelah Inflow Stablecoin Tembus Rp63 Triliun

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2025 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme