
Visa kini memakai stablecoin USDC untuk mempercepat settlement transaksi lintas negara di kawasan CEMEA (Eropa Tengah & Timur, Timur Tengah, Afrika). Kerja sama dengan Aquanow memungkinkan bank dan penyedia pembayaran menyelesaikan transaksi kapan saja, termasuk di luar jam kerja, akhir pekan, dan hari libur.
Langkah ini menekan biaya, mengurangi ketergantungan pada jaringan tradisional seperti SWIFT, dan menciptakan sistem hybrid fiat-blockchain. Visa menekankan modernisasi, bukan disrupsi.
Stablecoin mulai menjadi alat likuiditas institusional, dengan Deutsche Börse menyiapkan integrasi EURAU untuk custody dan settlement. Pergeseran ini memicu diskusi regulasi baru, tetapi menandai percepatan adopsi blockchain di sistem keuangan global.