Pengajuan amandemen Bitwise untuk ETF Avalanche yang diusulkan menandai perubahan besar dalam cara dana USCrypto beroperasi. Pengajuan ini memperkenalkan komponen staking yang memungkinkan produk tersebut, yang terdaftar dengan kode BAVA, untuk mengalokasikan hingga 70% kepemilikan AVAX-nya ke jaringan proof-of-stake Avalanche.
Analis tersebut menyatakan bahwa perubahan ini mengubah struktur dana karena kini berupaya untuk mendapatkan eksposur harga dan menghasilkan imbal hasil yang diatur. Pengajuan tersebut juga menguraikan ketentuan biaya baru, pengendalian operasional, dan pengaturan kustodian yang mendefinisikan kerangka kerja produk yang diperbarui.
Pengajuan yang telah diubah merinci cakupan rencana staking. Bitwise bermaksud mendelegasikan hingga 70% kepemilikan ETF di AVAX. Penerbit berencana memotong 12% dari imbalan staking untuk menutupi biaya operasional. Namun, pengajuan tersebut menegaskan bahwa sisa imbal hasil akan didistribusikan kepada para pemegang saham.
Selain itu, biaya sponsornya sebesar 0,34%, yang masih lebih rendah dibandingkan VanEck sebesar 0,40% dan Grayscale sebesar 0,50%. Pengajuan ini juga memperkenalkan pembebasan biaya selama satu bulan untuk aset senilai $500 juta pertama. Pendekatan biaya terstruktur ini berkaitan langsung dengan rencana pencatatan dana tersebut di NYSE Arca.
Sementara itu, VanEck dan Grayscale telah menargetkan pencatatan di NASDAQ untuk pengajuan Avalanche mereka sendiri guna memastikan pemisahan kustodian. Pengajuan tersebut mengidentifikasi Coinbase Custody Trust Company sebagai pemegang semua token AVAX. BNY Mellon akan mengelola semua fungsi terkait kas. Kerangka kerja ini mengarah pada penyesuaian regulasi yang lebih luas.