
Penipuan kripto semakin marak di AS, dengan kerugian miliaran dolar pada 2025 menurut Federal Trade Commission. Berikut tiga jenis penipuan yang paling menonjol:
- Pig Butchering – Penipu membangun kepercayaan lewat aplikasi kencan atau media sosial, lalu menawarkan investasi kripto palsu. Korban “dikebiri” saat uang mereka lenyap. FBI melaporkan ribuan korban, sebagian besar tidak menyadari penipuan.
- Deepfake AI – Video atau audio AI meniru CEO dan selebriti untuk menipu korban berinvestasi. Tahun 2024, kerugian mencapai USD 4,6 miliar. Lansia menjadi target utama.
- ATM Kripto – Penipu berpura-pura dari bank atau pemerintah, menyuruh korban menyetor uang ke dompet kripto palsu. Kerugian meningkat tajam, dari USD 12 juta (2020) ke lebih dari USD 110 juta (2023).
Investor disarankan selalu waspada dan memverifikasi sumber sebelum menaruh uang di kripto.