
Pemerintah Bhutan kembali melepas 100 Bitcoin (BTC) senilai sekitar US$6,8 juta, menandai pekan ketiga berturut-turut aksi penjualan dari cadangan kripto negara tersebut.
Data analis on-chain Arkham menunjukkan sejak September lalu Bhutan telah menjual sedikitnya US$100 juta dalam bentuk BTC. Meski begitu, sekitar 5.600 BTC setara kurang lebih US$372 juta masih tersimpan di wallet yang teridentifikasi terkait pemerintah.
Sebagian besar cadangan tersebut berasal dari aktivitas mining yang dijalankan negara. Pada puncaknya, Bhutan sempat memegang lebih dari 13.000 BTC. Namun, produksi menurun setelah halving Bitcoin April 2024 yang memangkas reward blok menjadi 3,125 BTC.
Bhutan juga bekerja sama dengan Bitdeer untuk mengembangkan kapasitas mining hingga 600 MW, dengan data center Gedu beroperasi sejak Agustus 2023, meski target hashrate 20 EH/s dilaporkan tertunda.
Langkah penjualan ini dinilai sebagai strategi pengelolaan cadangan di tengah dinamika harga dan tekanan industri mining global. Pasar kini menanti apakah aksi jual tersebut berlanjut atau hanya bersifat sementara.