Strategy kembali menambah kepemilikan Bitcoin (BTC) dalam aksi terbarunya. Perusahaan yang dipimpin Michael Saylor itu membeli 3.015 BTC senilai US$204,1 juta, menandai pembelian ke-101 sejak mereka mulai mengakumulasi aset kripto tersebut.
Dalam dokumen yang diajukan ke US Securities and Exchange Commission (SEC), Strategy mengungkapkan harga rata-rata pembelian kali ini berada di US$67.700 per Bitcoin.
Data dari SaylorTracker menunjukkan, momen serupa sebelumnya terjadi pada Februari ketika harga pasar Bitcoin turun di bawah level biaya rata-rata perusahaan.
Dalam periode 2022–2023, Strategy juga sempat melakukan tujuh kali pembelian saat harga BTC berada di bawah cost basis sekitar US$30.600 pada saat itu.
Langkah ini mempertegas pola konsisten perusahaan: tetap melakukan akumulasi saat harga melemah, alih-alih menunggu konfirmasi tren naik.
Total Kepemilikan Tembus 720 Ribu BTC
Dengan 720.737 BTC di tangan, Strategy tetap menjadi perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar.
Sebagai gambaran, jumlah tersebut setara lebih dari 3% dari total suplai maksimum Bitcoin yang dibatasi 21 juta koin. Artinya, strategi akumulasi perusahaan memiliki bobot signifikan dalam dinamika pasar jangka panjang.