Perdebatan baru muncul di komunitas kripto setelah sejumlah pengamat menilai narasi Bitcoin telah berubah sejak pertengahan 2010-an.
Bitcoin yang awalnya dipromosikan sebagai uang digital terdesentralisasi tanpa perantara, kini lebih sering diposisikan sebagai aset investasi atau “emas digital”.
Pandangan ini disampaikan oleh Aaron Day, pendiri Daylight Freedom Foundation, yang mengamati perkembangan Bitcoin sejak awal ia menggunakannya pada 2012.
Perubahan Narasi Bitcoin Sejak 2015
Menurut Day melalui Be(in)crypto, Bitcoin awalnya diperkenalkan sebagai sistem peer-to-peer electronic cash yang memungkinkan transaksi langsung tanpa pihak ketiga.
Ia mengingat bagaimana pada awal 2010-an banyak toko dan restoran di New Hampshire, Amerika Serikat, menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran.
Pada masa itu, komunitas kripto sering membicarakan Bitcoin sebagai alternatif terhadap sistem bank sentral, terutama setelah krisis finansial global 2008.
Namun narasi tersebut mulai berubah sekitar 2017, ketika biaya transaksi meningkat dan waktu konfirmasi transaksi menjadi lebih lama.
Menurut Day, kondisi ini membuat penggunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran sehari-hari menjadi lebih sulit dibandingkan sebelumnya.