Harga Bitcoin (BTC) menunjukkan ketahanan meski data inflasi Amerika Serikat kembali meningkat. Laporan terbaru Consumer Price Index (CPI) menunjukkan tekanan harga masih terjadi di sejumlah sektor ekonomi, namun pasar kripto tidak bereaksi secara signifikan terhadap data tersebut.
Analis menilai kondisi ini terjadi karena pasar telah lebih dulu mengantisipasi kenaikan inflasi. Dengan kata lain, data CPI terbaru sudah tercermin dalam pergerakan harga Bitcoin sebelumnya.
Data CPI Februari yang dirilis oleh Bureau of Labor Statistics (BLS) menunjukkan kenaikan harga di berbagai sektor penting dalam perekonomian.
Beberapa komponen utama yang mengalami kenaikan antara lain:
Kenaikan ini menunjukkan bahwa tekanan inflasi masih bertahan di berbagai sektor konsumsi masyarakat.
Biaya layanan kesehatan, pakaian, furnitur rumah tangga, tiket pesawat, serta sektor pendidikan juga mencatat kenaikan selama Februari.
Meski inflasi meningkat, data tersebut masih berada dalam kisaran yang telah diperkirakan oleh pelaku pasar.