XRP diperdagangkan di kisaran $1,32, turun sekitar 2,5% dalam 24 jam terakhir, di tengah upaya stabilisasi setelah mengalami penurunan selama lima bulan berturut-turut.
Pada saat yang sama, saham Nvidia juga menghadapi tekanan akibat ketidakpastian siklus belanja AI dan kebijakan pembatasan ekspor.
Kondisi ini memunculkan perbandingan antara dua aset berbeda kelas tersebut, dengan analis menyoroti perbedaan profil risiko dan potensi kenaikan di tengah tekanan pasar global.
Analis menilai perbandingan antara XRP dan Nvidia mencerminkan dua pendekatan investasi yang berbeda di tengah kondisi pasar saat ini.
XRP menawarkan volatilitas lebih tinggi dengan potensi kenaikan yang lebih besar, namun tanpa dukungan pendapatan.
Sebaliknya, Nvidia memiliki dasar fundamental yang kuat, tetapi pergerakannya lebih terbatas oleh siklus industri dan valuasi.
Beberapa pelaku pasar juga mulai mempertimbangkan rotasi dari saham teknologi ke aset kripto dalam mencari peluang baru, meskipun langkah ini dinilai memiliki risiko lebih tinggi.