RUU CLARITY AS berpotensi maju pada bulan Mei dan mencapai tahap penandatanganan pada bulan Juni, menurut CEO Galaxy Digital, Mike Novogratz, yang berbicara bersama Anthony Scaramucci. Pembaruan ini menyusul penundaan di Washington setelah tidak ada sidang pembahasan RUU yang dijadwalkan minggu lalu. Para pembuat undang-undang kini menghadapi waktu yang semakin sempit karena para pelaku industri mengamati perkembangan kerangka kerja kripto yang telah lama ditunggu-tunggu.
Menurut Mike Novogratz, RUU tersebut “kemungkinan akan selesai pada bulan Mei,” dengan peninjauan komite yang diharapkan segera dilakukan. Ia menambahkan bahwa undang-undang tersebut dapat sampai ke meja presiden pada bulan Juni. Namun, Komite Perbankan Senat tidak menjadwalkan pembahasan yang diharapkan pada bulan April.
Penundaan ini telah menggeser ekspektasi ke bulan Mei. Akibatnya, tenggat waktu menjadi semakin ketat bagi para pembuat undang-undang. Senator Cynthia Lummis memperingatkan bahwa kegagalan untuk bertindak segera dapat menunda kemajuan hingga setidaknya tahun 2030.
Novogratz mengatakan RUU tersebut penting bagi partai politik maupun sektor kripto. Ia mencatat bahwa aturan yang lebih jelas dapat memperluas akses ke sistem keuangan secara global. Ia menambahkan bahwa miliaran orang tidak memiliki akses ke produk keuangan tradisional.
Selain itu, ia menunjuk tokenisasi sebagai perkembangan kunci. Ia mengatakan perusahaan seperti Google dan SpaceX pada akhirnya dapat diakses melalui aset digital. Konsep ini menghubungkan RUU tersebut dengan upaya inovasi keuangan yang lebih luas.