Saham NVIDIA (NVDA) kembali mencetak rekor tertinggi baru atau all-time high (ATH) setelah menembus level US$236 pada perdagangan pekan ini.
Tidak hanya sahamnya di pasar tradisional yang melonjak, aset kripto berbasis tokenized stock Nvidia, NVIDIA tokenized stock, juga ikut naik hingga menyentuh area US$237 sebelum kembali bergerak di kisaran US$220.
Kenaikan ini dipicu meningkatnya optimisme pasar terhadap permintaan chip AI global, terutama dari perusahaan teknologi besar di China seperti Alibaba, Tencent, hingga ByteDance yang dikabarkan bersiap membeli chip AI Nvidia tipe H200.
Reli Nvidia juga memperkuat dominasi sektor artificial intelligence (AI) sepanjang 2026. Permintaan GPU untuk kebutuhan large language model (LLM), cloud AI, dan pusat data terus meningkat tajam.
Sepanjang tahun ini, saham Nvidia sudah naik lebih dari 25%, sementara dalam 12 bulan terakhir melonjak lebih dari 70%.
Meski tren utama masih bullish, sejumlah indikator teknikal mulai menunjukkan kondisi overbought. Pelaku pasar kini mewaspadai potensi koreksi jangka pendek sebelum Nvidia melanjutkan reli berikutnya.
Analis memproyeksikan saham NVDA masih berpeluang naik menuju area US$260 hingga US$280 pada akhir 2026 jika permintaan infrastruktur AI global tetap kuat.