CEO Strategy Phong Le menunjukkan keyakinan kuat terhadap prospek jangka panjang Bitcoin (BTC). Ia melihat harga Bitcoin berpotensi mencapai US$260.000, bahkan membuka peluang perusahaan tetap membeli BTC ketika harganya sudah berada di US$130.000.
Pernyataan tersebut muncul setelah Strategy kembali mengakumulasi Bitcoin usai berhenti membeli selama 10 pekan pelaporan berturut-turut. Perusahaan mengakuisisi 4.603 BTC senilai US$369,7 juta pada periode 24–30 Agustus 2026.
Dilansir CCN pada Rabu (2/9), Le menilai membeli Bitcoin pada harga yang jauh lebih tinggi dari sekarang tetap dapat masuk akal jika BTC melanjutkan kenaikannya dalam jangka panjang.
Keyakinan tersebut sejalan dengan besarnya eksposur Strategy terhadap Bitcoin. Perusahaan kini tercatat memiliki 845.050 BTC dengan total biaya pembelian sekitar US$63,73 miliar.
Harga rata-rata seluruh kepemilikan tersebut berada di US$75.412 per BTC. Jika Bitcoin mencapai US$260.000, posisi BTC Strategy secara matematis akan bernilai sekitar US$219,7 miliar.
Pembelian terbaru Strategy sebanyak 4.603 BTC dilakukan dengan harga rata-rata US$80.318 per BTC. Transaksi itu dibiayai melalui penjualan sekitar 4,53 juta saham MSTR yang menghasilkan dana bersih US$602,8 juta.