BlackRock menyoroti Ethereum sebagai salah satu jaringan yang berpotensi mendukung pembayaran antaragen AI, ketika sistem kecerdasan buatan dapat melakukan transaksi secara otomatis tanpa campur tangan manusia secara langsung.
Perhatian terhadap use case baru tersebut muncul ketika harga Ethereum bergerak cukup lebar dalam sepekan terakhir. Berdasarkan data TradingView pada Jumat (25/9), ETH bergerak dari sekitar $2.450 pada 18 September, sempat menembus $2.800, dan kini berada di sekitar $2.681.
Pergerakan tersebut membuat area $3.000 kembali menjadi perhatian. Namun, ETH masih perlu melewati sejumlah level resistance sebelum skenario tersebut semakin terbuka.
Dalam riset terbarunya, BlackRock membahas hubungan yang semakin dekat antara AI dan aset digital. Perusahaan tersebut menilai adopsi AI secara luas berpotensi menciptakan permintaan dan penggunaan baru dalam ekonomi aset digital.
Salah satu konsep yang dibahas adalah agentic commerce, yaitu kondisi ketika agen AI dapat melakukan transaksi dengan agen AI lainnya secara otomatis. Stablecoin dinilai berpotensi menjadi sarana penyelesaian pembayaran, sementara Ethereum dan Circle Arc disebut sebagai kandidat jaringan tempat transaksi tersebut berlangsung.
“Riset terbaru kami membahas hubungan yang semakin berkembang antara AI dan aset digital serta menjelaskan mengapa adopsi AI secara luas dapat mendorong permintaan, utilitas, dan penerapan baru di seluruh ekonomi aset digital,” tulis BlackRock pada Senin (22/9).
Artinya, AI tidak hanya digunakan untuk menganalisis atau membantu transaksi. Dalam skenario tersebut, sistem AI dapat melakukan pembayaran secara otomatis menggunakan infrastruktur aset digital.