Harga Ethereum (ETH) mencatat kenaikan sekitar 73% sepanjang kuartal III (Q3) 2026, jauh melampaui Bitcoin (BTC) yang naik sekitar 44% pada periode yang sama.
Kenaikan sejak 30 Juni tersebut membawa Ethereum menuju Q3 terbaik dalam catatan CoinMarketCap.
Penguatan ini berlangsung bersamaan dengan kembalinya arus dana ke ETF spot Ethereum di Amerika Serikat setelah dua kuartal sebelumnya mencatat outflow.
Berdasarkan data CoinMarketCap, ETH diperdagangkan di sekitar US$2.712, sementara Bitcoin berada di kisaran US$84.290 saat laporan dihimpun.
Meski unggul sepanjang Q3, ETH masih berada sekitar 9% di bawah level awal 2026.
ETF Ethereum Catat Inflow US$3,1 Miliar
ETF spot Ethereum di AS mencatat net inflow sekitar US$3,1 miliar sepanjang Q3 setelah mengalami arus keluar selama dua kuartal sebelumnya.
Secara nominal, ETF Bitcoin masih menerima dana lebih besar, yakni sekitar US$6,4 miliar hingga 25 September. Namun, kapitalisasi pasar Ethereum hanya sekitar seperlima Bitcoin.
Jika dibandingkan dengan ukuran masing-masing aset, CoinMarketCap mencatat dana yang masuk ke ETF Ethereum setara sekitar 2,5 kali inflow Bitcoin secara relatif terhadap kapitalisasi pasarnya.
Dari total tersebut, BlackRock ETHA menyumbang sekitar US$2,2 miliar.
Permintaan juga bertahan menjelang akhir kuartal. Berdasarkan data Farside Investors yang dikutip CoinMarketCap, ETF Ethereum membukukan inflow selama enam hari berturut-turut hingga 25 September, dengan total sekitar US$833 juta.