Inflasi Amerika Serikat masih bertahan tinggi pada Agustus 2026 di tengah kenaikan harga energi akibat perang Iran. Di saat yang sama, volume perdagangan Bitcoin melonjak 37,82% dalam 24 jam, meski harga BTC relatif datar.
Indeks Personal Consumption Expenditures (PCE), indikator inflasi pilihan Federal Reserve, naik 0,3% secara bulanan pada Agustus. Secara tahunan, inflasi PCE berada di 3,4%, sama dengan angka Juli yang direvisi turun dari sebelumnya 3,7%.
Harga Energi Tahan Inflasi AS di 3,4%
Tekanan inflasi datang karena harga bahan bakar dan energi meningkat akibat perang Iran yang mengganggu aliran minyak global. Kondisi tersebut membuat inflasi bulanan kembali menguat meski revisi metodologi terbaru menghasilkan angka tahunan yang lebih rendah dari laporan sebelumnya.
Jika komponen pangan dan energi yang lebih volatil dikeluarkan, core PCE naik 0,2% secara bulanan dan 3% secara tahunan. Angka tahunan core PCE tersebut bertahan di level yang sama selama tiga bulan berturut-turut setelah data sebelumnya direvisi turun dari 3,3%.
Revisi ini sedikit mengubah gambaran tekanan harga yang dihadapi Federal Reserve. Ekonom senior AS Pantheon Macroeconomics, Oliver Allen, mengatakan rata-rata tiga bulan perubahan core PCE yang disetahunkan berada di 2% pada Agustus, dibanding indikasi 3,1% sebelum revisi.