Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Crash 10.10 Masih Menghantui, Bitcoin Pernah Anjlok $17.000 dalam Hitungan Jam

Posted on October 5, 2026

Peristiwa 10 Oktober 2025 atau “10.10” masih menjadi salah satu episode besar dalam sejarah pasar crypto.

Dalam hitungan jam, Bitcoin sempat jatuh sebesar $17.000 dari sekitar $122.000 ke $105.000, sementara lebih dari $19 miliar posisi leverage terlikuidasi.

Crash tersebut berdampak pada lebih dari 1,6 juta akun trader. Besarnya likuidasi membuat 10.10 kemudian dikaitkan dengan trauma pasar yang dinilai masih memengaruhi psikologi sebagian investor Bitcoin.

Pergerakan tajam pada 10 Oktober tahun lalu terjadi ketika pasar menghadapi tekanan eksternal, sementara penggunaan leverage memperbesar dampaknya.

Dilansir dari Investing, pengumuman Presiden AS Donald Trump mengenai tarif 100% terhadap impor China, di atas tarif 30% yang sudah berlaku, banyak dianggap sebagai pemicu awal gejolak tersebut.

Ketika harga mulai turun, posisi dengan leverage tinggi terkena likuidasi secara otomatis. Penjualan paksa kemudian menambah tekanan harga dan memicu likuidasi berikutnya, menciptakan efek berantai atau cascading liquidation.

Dalam mekanisme ini, trader menggunakan dana pinjaman untuk memperbesar posisi. Potensi keuntungan memang meningkat, tetapi kerugian juga menjadi lebih besar ketika harga bergerak berlawanan.

Mengapa Mitos 10.10 Masih Membayangi Bitcoin?
Dampak 10.10 tidak berhenti pada penurunan harga. Referensi menilai peristiwa tersebut juga mengikis kepercayaan investor setelah Bitcoin sebelumnya bergerak mendekati $126.000.

Setelah crash, terjadi penarikan dana dari ETF, sementara trader yang menggunakan kontrak berjangka dan pinjaman margin menjadi kelompok yang paling terdampak.

Lebih dari 1,6 juta akun terkena likuidasi ketika posisi dengan leverage tidak lagi mampu bertahan menghadapi penurunan harga.

Karena itu, istilah “mitos 10.10” lebih tepat dipahami sebagai gambaran terhadap trauma dan kekhawatiran pasar setelah crash besar tersebut, bukan pola teknis yang memastikan Bitcoin akan kembali jatuh setiap 10 Oktober.wwbola

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Review C-Chain vs X-Chain Avalanche: Fungsi dan Perbedaannya
  • Bitcoin vs Ethereum di Q3 2026: Mana yang Lebih Unggul Kali Ini?
  • Crash 10.10 Masih Menghantui, Bitcoin Pernah Anjlok $17.000 dalam Hitungan Jam
  • China Bisa Kembali Buka Ruang Bagi Crypto, Ini Kata CEO Solana Company
  • Sejarah Bitcoin Ungkap Sinyal Menarik untuk BTC pada Tahun 2027

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme