BNB Chain (BNB), Solana (SOL), dan Tron (TRX) mengungguli Ethereum dalam rasio kapitalisasi pasar terhadap pendapatan jaringan berdasarkan analisis analis crypto Our Crypto Talk yang menggunakan data DefiLlama per 7 Oktober 2026.
Analisis tersebut membandingkan kapitalisasi pasar blockchain Layer 1 dengan biaya transaksi (fees) dan Maximal Extractable Value (MEV) selama 30 hari terakhir.
Hasilnya, 17 blockchain dikelompokkan ke dalam empat kategori berdasarkan perbandingan valuasi dan pendapatan.
Posisi Ethereum berada di bawah BNB Chain, Solana, dan Tron dalam efisiensi valuasi, bukan berdasarkan besarnya pendapatan absolut.
BNB Chain, Solana, dan Tron Masuk Kelompok Cash Machines
Berdasarkan grafik Our Crypto Talk, BNB Chain, Solana, Tron, Aptos, dan Injective masuk kategori The Cash Machines, yakni blockchain dengan rasio kapitalisasi pasar terhadap pendapatan paling rendah.
Kelompok tersebut menunjukkan pendapatan jaringan yang relatif besar dibandingkan valuasi token masing-masing.
Namun, rasio yang rendah tidak otomatis menjadikan token tersebut sebagai investasi yang lebih menguntungkan karena harga tetap dipengaruhi permintaan pasar dan faktor lainnya.
Ethereum Masuk Kelompok Earning Their Keep
Ethereum berada dalam kategori Earning Their Keep bersama Hyperliquid, Sui, Avalanche, dan Internet Computer (ICP).
Kelompok ini memiliki pendapatan jaringan yang nyata, tetapi kapitalisasi pasarnya mencerminkan valuasi lebih tinggi dibandingkan kelompok Cash Machines.
Posisi tersebut menunjukkan bahwa Ethereum memiliki rasio valuasi terhadap pendapatan lebih tinggi, meskipun aktivitas ekonominya tetap menghasilkan biaya transaksi.
Perbandingan ini juga memiliki keterbatasan karena sebagian aktivitas ekosistem Ethereum berlangsung melalui jaringan Layer 2, yang tidak seluruhnya tercermin dalam pendapatan Layer 1.wwbola