Litecoin (LTC) mencatat kenaikan harga sekitar 18% dalam sebulan hingga 7 Oktober 2026, melampaui Bitcoin (BTC) yang hanya menguat 5% pada periode yang sama.
Meski unggul dalam jangka pendek, Litecoin masih tertinggal dari Bitcoin dalam ketahanan harga tahunan dan dukungan investasi institusional.
Melansir dari 247 Wall St. Litecoin diperdagangkan sekitar US$64 atau 84% di bawah rekor tertingginya, sedangkan Bitcoin berada di kisaran US$83.000 atau 34% di bawah harga puncaknya.
Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa kenaikan harga yang lebih tinggi dalam satu bulan belum tentu mencerminkan performa investasi yang lebih kuat secara keseluruhan.
Litecoin Naik 18%, tetapi Bitcoin Lebih Tangguh dalam Setahun
Litecoin menunjukkan momentum kenaikan lebih besar dibandingkan Bitcoin selama sebulan terakhir. Namun, pergerakan harga dalam periode yang lebih panjang memperlihatkan kondisi berbeda.
Dalam satu tahun terakhir, Bitcoin mengalami penurunan sekitar 32%, sementara Litecoin melemah 44%.
Koreksi mingguan kedua aset juga menunjukkan perbedaan. Hingga 8 Oktober 2026, Litecoin turun sekitar 4% dalam tujuh hari, sedangkan Bitcoin hanya melemah 1%.
Berikut perbandingan performa keduanya berdasarkan data yang dikutip 247 Wall St.:
Litecoin Butuh Kenaikan 537% untuk Kembali ke ATH
Perbedaan jarak harga terhadap rekor tertinggi atau all-time high (ATH) menjadi faktor lain dalam membandingkan kedua aset.
Litecoin pernah mencapai US$410 pada Mei 2021. Dengan harga sekitar US$64 pada 8 Oktober 2026, LTC membutuhkan kenaikan sekitar 537% untuk kembali ke level tersebut.
Sementara itu, Bitcoin hanya memerlukan kenaikan sekitar 52% dari US$83.000 untuk menyamai rekor tertingginya di US$126.080.
Meski demikian, besarnya persentase kenaikan yang dibutuhkan Litecoin tidak berarti aset tersebut memiliki peluang keuntungan lebih tinggi.
Jarak yang jauh dari ATH justru mencerminkan besarnya penurunan harga sebelumnya. Untuk kembali mencapai rekor tersebut, Litecoin membutuhkan peningkatan permintaan yang cukup besar.wwbola