Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Google Bikin Terobosan Kuantum, Ini 5 Blockchain yang Siap Menghadapinya

Posted on October 16, 2026

Google mencatat terobosan dalam pengembangan komputer kuantum setelah berhasil meningkatkan akurasi pembuatan magic states hingga 99,99% menggunakan prosesor Willow.

Pencapaian ini kembali memunculkan perhatian terhadap keamanan blockchain, terutama sistem kriptografi yang digunakan untuk melindungi aset digital.

Melansir Coinpedia, kemajuan tersebut turut menyoroti lima blockchain yang telah mengembangkan teknologi tahan kuantum, yakni Quantum Resistant Ledger (QRL), Algorand (ALGO), Abelian (ABEL), Mochimo (MCM), dan QANplatform (QAN).

Meski komputer kuantum belum mampu membobol keamanan Bitcoin, perkembangan teknologi Google menunjukkan pentingnya persiapan menghadapi ancaman kriptografi pada masa depan.

Google Quantum AI melaporkan keberhasilan mengembangkan teknik magic state cultivation pada prosesor Willow yang memiliki 105 physical qubits.

Teknik ini digunakan untuk menghasilkan magic states, yakni sumber daya khusus yang membantu komputer kuantum menjalankan perhitungan kompleks dengan tingkat kesalahan lebih rendah.

Melalui pendekatan tersebut, Google berhasil menekan tingkat kesalahan hingga sekitar satu dari 10.000, atau setara dengan akurasi 99,99%. Hasil ini menunjukkan penurunan kesalahan hingga 40 kali dibandingkan magic states yang belum melalui proses peningkatan kualitas.

Sebelumnya, proses pembuatan magic states dapat menghabiskan hingga 95% kapasitas komputasi kuantum. Kini, Google dilaporkan hanya menggunakan sekitar setengah dari 105 qubit fisik Willow untuk menjalankan proses tersebut.

Peningkatan efisiensi ini menjadi langkah penting dalam pengembangan komputer kuantum yang mampu menjalankan perhitungan lebih kompleks secara andal.

Apakah Komputer Kuantum Google Bisa Membobol Bitcoin?
Komputer kuantum berpotensi mengancam Elliptic Curve Cryptography (ECC), sistem kriptografi yang digunakan untuk mengamankan tanda tangan digital Bitcoin.

Namun, teknologi Google saat ini belum mampu membobol sistem tersebut. Menurut Coinpedia, diperlukan peningkatan skala komputasi hingga sekitar 100.000 kali untuk menjalankan serangan terhadap ECC.

Laporan tersebut juga memperkirakan kebutuhan 1.200 hingga 1.450 logical qubits yang stabil, jauh berbeda dari 105 physical qubits pada prosesor Willow.

Logical qubits menggunakan koreksi kesalahan agar perhitungan tetap stabil, sedangkan physical qubits merupakan komponen fisik penyusunnya. Karena itu, keduanya tidak dapat dibandingkan secara langsung.wwbola

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Google Bikin Terobosan Kuantum, Ini 5 Blockchain yang Siap Menghadapinya
  • Ketua The Fed Kevin Warsh Berikan Pidato di Forum IMF Bangkok, Ini Isinya
  • Waktunya Borong? 4 Altcoin Ini Mulai Munculkan Sinyal Beli
  • Saatnya Serok XRP? 3 Indikator Ini Ungkap Peluang Harga Naik
  • Bos Bitwise Yakin Bitcoin Bakal Diuntungkan Meski Gelembung AI Pecah

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme