Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Arbitrum Ungguli Optimism secara Fundamental, Ini 3 Alasan Utamanya!

Posted on October 18, 2026

Arbitrum (ARB) dinilai lebih unggul secara fundamental dibandingkan Optimism (OP) berkat likuiditas DeFi yang lebih besar, aktivitas jaringan yang lebih tinggi, dan jadwal unlock token yang lebih jelas.

Melalui akun X @DamiDefi pada Rabu (14/10/2026), analis kripto DamiDeFi mengungkapkan keunggulan tersebut meskipun harga OP melonjak 59,2% dalam 30 hari terakhir, melampaui kenaikan ARB sebesar 38,3%.

  1. Likuiditas DeFi Arbitrum Lebih Besar
    Keunggulan pertama Arbitrum terletak pada besarnya likuiditas dan nilai aset yang diamankan dalam ekosistemnya.

Menurut data DamiDeFi, ekosistem Arbitrum yang mencakup 19 blockchain memiliki total nilai aset yang diamankan (value secured) sekitar US$13,47 miliar.

Sementara itu, ekosistem Superchain Optimism yang terdiri dari 21 blockchain, tidak termasuk Base, mencatatkan nilai sekitar US$3,56 miliar.

Perbedaan tersebut juga terlihat pada total value locked (TVL) dan pasokan stablecoin di jaringan utama masing-masing.

Arbitrum One memiliki TVL DeFi sekitar US$1,40 miliar dan stablecoin senilai US$3,61 miliar. Sebaliknya, OP Mainnet mencatatkan TVL sebesar US$442 juta dan stablecoin sekitar US$683 juta.

Dengan demikian, TVL DeFi Arbitrum One sekitar 3,2 kali lebih besar dibandingkan OP Mainnet.

DamiDeFi menilai besarnya likuiditas menjadi salah satu kekuatan utama Arbitrum.

  1. Aktivitas Ekosistem Arbitrum Lebih Tinggi
    Keunggulan kedua terlihat dari aktivitas pengguna di seluruh jaringan yang tergabung dalam ekosistem masing-masing.

Data DamiDeFi menunjukkan Arbitrum mencatatkan sekitar 103 operasi pengguna per detik, sedangkan Superchain Optimism mencapai sekitar 57 operasi per detik.

Dengan angka tersebut, aktivitas ekosistem Arbitrum hampir 1,8 kali lebih tinggi dibandingkan Optimism berdasarkan metrik yang digunakan dalam analisis.

Menariknya, sebagian besar aktivitas ekosistem Arbitrum kini berasal dari Robinhood Chain, bukan Arbitrum One.

Selain aktivitas jaringan, Arbitrum DAO juga mencatatkan pendapatan sebesar US$6,19 juta sepanjang semester pertama 2026.

Pada 24 September 2026, Arbitrum One turut menerapkan mekanisme Priority Gas Auctions, yang memungkinkan pengguna membayar biaya tambahan agar transaksinya mendapatkan prioritas urutan.

Namun, pendapatan DAO tersebut belum didistribusikan secara langsung kepada pemegang token ARB.

Di sisi lain, Optimism mengembangkan Superchain melalui sejumlah jaringan berbasis OP Stack, termasuk World Chain, Ink, Unichain, Soneium, dan Celo.

Uniswap juga tengah mempersiapkan migrasi Unichain ke OP Enterprise, dengan peluncuran mainnet yang dijadwalkan pada 29 Oktober 2026.

Perkembangan tersebut berpotensi menjadi katalis bagi ekosistem Optimism, meskipun belum menjamin peningkatan nilai token OP.

  1. Jadwal Unlock ARB Lebih Jelas, Buyback OP Masih Terbatas
    Alasan ketiga berkaitan dengan struktur pasokan token atau tokenomics, terutama jadwal unlock ARB dan efektivitas program pembelian kembali OP.

Arbitrum masih menghadapi tekanan suplai dari pembukaan kunci lebih dari 463 juta ARB yang dijadwalkan berlangsung hingga Februari atau Maret 2027.

Meski berpotensi menambah jumlah token yang beredar, jadwal tersebut memberikan perkiraan waktu berakhirnya periode vesting tim dan investor.

Sementara itu, Optimism memiliki program buyback yang telah disetujui melalui tata kelola jaringan.

Program percontohan selama 12 bulan tersebut mengalokasikan 50% pendapatan Superchain untuk pembelian OP setiap bulan. Token yang dibeli akan disimpan dalam treasury, bukan dimusnahkan melalui mekanisme burn.

Namun, jumlah pembelian kembali sejauh ini masih relatif kecil dibandingkan pasokan yang dijadwalkan masuk ke pasar.

Menurut DamiDeFi, lebih dari 9 juta OP telah dibeli kembali, sementara sekitar 343 juta OP dijadwalkan mengalami unlock sepanjang periode satu tahun yang dibahas dalam analisisnya.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar satu OP yang dibeli kembali untuk setiap 38 OP yang dijadwalkan dibuka.

Optimism juga menghadapi tantangan setelah Base keluar dari Superchain pada Februari 2026. Sebelumnya, Base disebut menyumbang sekitar 90% pendapatan Optimism pada Januari.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pendapatan Superchain merupakan sumber pendanaan program buyback OP.

Dengan demikian, meskipun Optimism memiliki mekanisme pembelian kembali token, efektivitasnya masih bergantung pada kemampuan ekosistem menghasilkan pendapatan yang memadai.wwbola

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Arbitrum Ungguli Optimism secara Fundamental, Ini 3 Alasan Utamanya!
  • Bukan Ethereum! 4 Altcoin Ini Diprediksi Bisa Naik hingga 5 Kali Lipat
  • Harga Bitcoin Tertekan, Analis Justru Bidik Capai $82.000 di Akhir September
  • Bitcoin era Satoshi menghadapi ancaman kuantum yang lebih besar setelah terobosan baru Google Willow
  • Beli 2 saham ini di tengah kekhawatiran pembiayaan AI: Analis

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme